"Identitas kedua pelaku telah dikantongi dan sampai dengan saat ini sudah kita lakukan pengejaran terhadap keduanya di daerah Pemulutan," ujar Irwan.
Menurut informasi yang ia peroleh, dua kakak beradik itu diduga membunuh Fran karena motif dendam.
Satu di antara pelaku disebut pernah ditusuk korban dengan senjata tajam.
"Korban ini dulu pernah menusuk salah seorang pelaku kemudian setelah korban dan kedua pelaku bertemu di TKP."
"Ketika itu kedua pelaku membalas dendam dengan menusuk korban memakai sajam sehingga korban meninggal," jelas Irwan.
Dalam kejadian itu, sarung pisau untuk menghabisi nyawa Fran ketinggalan di dapur rumah tersebut.
Sarung pisau berwarna coklat tertinggal di dapur rumah korban.
"Ya diduga milik pelaku, kita temukan di dapur saat dilakukan olah TKP," ujar Irwan dikutip dari Sripoku.com.
Polisi juga masih akan melakukan pemeriksaan lebih dalam terkait kasus ini.
"Kita masih melakukan pendalaman terkait peristiwa pembunuhan ini, dan memeriksa beberapa saksi dilapangan," terang dia.
Irwan menegaskan pihaknya akan segera menangkap pelaku.
Ia tak segan memberikan tindakan tegas terukur jika pelaku berani melawan.
"Kita juga tidak segan segan memberikan tindakan terukur, jika pelaku melakukan perlawanan saat ditangkap," imbuhnya. (TribunWow.com/Brigitta/Gipty)
Artikel ini diolah dari TribunSumsel.com dengan judul Kakak Beradik Pembunuh Pengantin Baru di Kertapati Palembang Ditangkap, Ini Pengakuan Keduanya, Bunuh Pengantin Baru, Kakak Adik di Kertapati Minggat ke Karangagung, Ngakunya Mau Cari Kerja, dan Dendam Lama Motif Pembunuhan Pengantin Baru di Sungai Buayo, Polisi Kejar Pelaku Sampai Pemulutan.