TRIBUNWOW.COM - Seorang siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) asal Demak, Jawa Tengah, ditemukan tewas di sebuah hotel di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu (15/11/2020) siang.
Dari penyelidikan di lokasi penemuan mayat, tim Inafis Polres Semarang menyimpulkan bahwa siswi SMA tersebut merupakan korban pembunuhan.
Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Ongkoseno menjelaskan, penemuan jenazah tersebut diketahui pertama kali oleh saksi bernama Joko Setiawan (25) dan Suramto (42).
Baca juga: Pria di Semarang Tewas di Mobil Rental, Sempat Tulis Pesan Suruh Hubungi Seseorang jika Ia Meninggal
Baca juga: Puluhan Barang Bukti Diamankan TNI dari 2 Teroris yang Tewas: Senjata Revolver, hingga Bom Molotov
Mulanya, kedua saksi mengecek jumlah sepeda motor sesuai kamar yang disewa pada Sabtu (14/11/2020) sekitar pukul 18.00.
Joko dan Suramto menghitung ada kekurangan jumlah sepeda motor yang terparkir.
"Kemudian pada pukul 22.00 hari Sabtu, kamar ditelepon dari resepsionis namun tidak ada yang mengangkat.
Saat diketok-ketok, penghuni kamar pun tidak memberi respons.
Selanjutnya karena aturan check out pukul 12.00, hari Minggu, petugas akhirnya meminta bantuan kepada Polsek Bandungan.
Ditemukan korban sudah meninggal di dalam kamar," terangnya kepada Tribunjateng.com, Senin (16/11/2020).
Menurut AKP Ongkoseno, berdasarkan hasil olah TKP diketahui siswi itu berinisial DF (17) warga Kabupaten Demak.
Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Jimbaran, pada tubuh korban ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Ada bekas bekapan dengan tekanan pada bagian muka.
Baca juga: Sebelum Tewas, Keluarga Ayu Ungkap Sejumlah Kejanggalan Korban: Tukar Sarung Bantal dengan Ibu
Baca juga: Dua Remaja di Batam Tewas Kecelakaan saat Balapan Liar, Kerabat Sebut Kondisi Korban Mengenaskan
"Kami juga turut mengamankan di TKP masker, sepatu, buku pelajaran, pakaian seragam pramuka, sweater hitam, seprai, dan uang total Rp 3.000," tuturnya.
Atas kejadian tersebut, polisi telah memeriksa sedikitnya empat saksi yang merupakan karyawan hotel.
Adapun terduga pelaku pembunuhan masih dalam buruan petugas.