Terkini Daerah

Ditemukan Tewas Terbungkus Selimut di Hotel, Ada Bekas Tekanan di Muka Siswi SMA Asal Demak

Penulis: anung aulia malik
Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang karyawan hotel menunjukkan kamar lokasi pembunuhan yang telah dipasangi garis polisi di Hotel Frieda, Bandungan, Kabupaten Semarang, Senin (16/11/2020).

TRIBUNWOW.COM - DF (17), seorang siswi sekolah menengah atas (SMA) asal Demak, Jawa Tengah ditemukan tewas dalam kondisi terbungkus selimut di sebuah kamar hotel.

Ia ditemukan tewas di sebuah hotel yang terletak di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu (15/11/2020) siang.

Setelah dilakukan penyelidikan, pihak kepolisian menemukan bekas tekanan pada wajah korban.

Tim Inafis Polres Semarang bersama tim medis Puskesmas Jimbaran melakukan olah TKP di Hotel Frieda, Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu (15/11/2020). (Istimewa via TribunJateng.com)

Baca juga: Fakta Mayat dalam Karung, Polisi Kejar Pelaku ke Palembang hingga Korban Alami Patah Tulang di Dada

Dikutip dari TribunJateng.com, Senin (16/11/2020), selain bekas bekapan, ditemukan juga barang-barang pribadi milik korban, mulai dari seragam hingga perlengkapan sekolah.

"Kami juga turut mengamankan di TKP masker, sepatu, buku pelajaran, pakaian seragam pramuka, sweater hitam, seprai, dan uang total Rp 3.000," tutur Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Ongkoseno, Senin (16/11/2020).

Total empat saksi telah diperiksa oleh pihak kepolisian.

Jasad korban selanjutnya akan diberlakukan pemeriksaan visum dan autopsi di RS Bhayangkara Kota Semarang.

"Setelah itu kami mengabari pihak keluarga. Saat ditemukan petugas korban berada di kamar J-1," kata AKP Ongkoseno.

"Jenazah dibungkus memakai selimut hotel dalam keadaan telentang," ujarnya.

Baca juga: Isi Surat Siswa SMK yang Tewas Bunuh Diri, Beri Pesan pada Orang Tua: Kasih Sakral di Atas Kuburanku

Kronologi Penemuan Jasad

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh saksi Joko Setiawan (25) dan Suramto (42).

Keduanya kala itu tengah mengecek sepeda motor dengan kamar yang diisi oleh penyewa, Sabtu (14/11/2020) sekira pukul 18.00 WIB.

Seusai diperiksa, motor yang ada tidak sesuai dengan kamar yang ada.

Lalu pada pukul 22.00 WIB, di hari yang sama, resepsionis menelepon kamar tempat korban menetap.

Ketika kamar diketok-ketok juga tidak ada yang merespons.

Halaman
12