"Kalau mau pelihara apa aja, harus bilang sama Ayah Bunda," pungkas Thalia minimpali.
Baca juga: Tangis Ruben Onsu Pecah Bicarakan Betrand Peto Mendapat Ejekan Anak Pungut: Saya Kayak Ketonjok
Lihat videonya mulai menit ke 5.25:
Reaksi Sarwendah saat Memeriksa Rapor Kenaikan Kelas Betrand Peto
Sebelumnya, Sarwendah juga seolah menjadi juri yang menilai rapor Betrand Peto.
Melalui tayangan di kanal YouTube MOP Channel, Jumat (26/6/2020), Sarwendah tampak menjadi wali yang mewakili anaknya mengambil rapor kenaikan kelas tersebut.
Betrand menuturkan, secara umum hasil yang diraihnya cukup lumayan.
Namun, Sarwendah menyampaikan anaknya masih lemah di Bahasa Indonesia.
Meski begitu, model tiga anak itu memaklumi lantaran Betrand masih terus menyesuaikan diri dengan Bahasa Indonesia.
Sebab, sebelumnya Betrand terbiasa menggunakan bahasa daerah saat sekolah di NTT.
"Lumayan lah ya bun," kata Betrand
"Ya misalkan dibandingn dengan cerita Onyo dulu di sekolah gimana, kan perbedaannya ada, apa lagi perbedaan bahasa, pada saat dia di Cancar Onyo kan pakai bahasa Manggarai," ucap Sarwendah.
"Iya ada juga bahasa Indonesianya tapi enggak terlalu sering, lebih banyaknya pakai bahasa daerah kita."
"Nah di sini dia tiba-tiba harus belajar Bahasa Indonesia, itu ka udah perubahan yang lumayan, ya dari nilai sih oke lah Nyo, harus ditingkatkan lagi," tambahnya.
Meski nilai bahasa Indonesia Betrand belum cukup baik, Sarwendah menyebut anaknya cukup unggul di beberapa bidang.
Di antaranya kesenian, prakarya dan olah raga yang nilanya tidak diragukan lagi.