Sementara itu, Kasatrekrim Polres Jember AKP Fran Dalanta Kembaren menambahkan, pihaknya sudah mendapatkan informasi terkait adanya video mesum yang viral tersebut.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Polres Jember melakukan penyelidikan terkait kasus video mesum itu.
Video viral di media sosial dan meresahkan masyarakat.
Ada lima potongan video mesum yang tersebar di kalangan warga.
Video tersebut berada dalam ruangan yang diduga di rumah dinas pejabat Puskesmas Curahnongko.
Empat video adegan mesum dalam sebuah kamar. Sedangkan satu video ketika pelaku keluar dari rumah terekam CCTV.
“Kami sudah dapatkan informasi terkait viralnya video itu, dan langsung bergerak cepat,” kata Kasatreskrim Polres Jember AKP Fran Dalanta Kembaren pada Kompas.com di Mapolres Jember Kamis (12/11/2020).
Sekarang, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan terkait penyebaran video itu.
“Kami lakukan penyelidikan, yang menyebarkan ini siapa sehingga video itu bisa viral,”ujar dia.
Baca juga: Tukang Bersih Makam Pergoki Pasangan Mesum sedang Berhubungan Badan, Ajak Petugas Untuk Menggerebek
Pihaknya juga akan melakukan klarifikasi pada pelaku yang ada dalam video tersebut.
Selain itu, juga memanggil beberapa pihak terkait untuk dimintai keterangan, mulai dari warga Curahnongko hingga keluarga yang ada dalam video itu.
Dia mengaku bila ada yang merasa dirugikan, dipersilahkan untuk melaporkan.
Selanjutnya, pihak kepolisian akan ditindaklanjuti.
Sebelumnya diberitakan, video mesum antara bidan dan dokter yang merupakan pejabat Puskesmas Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, viral di media sosial.
Video tersebut membuat resah warga hingga melaporkannya pada pihak puskesmas. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suami Bidan yang Video Mesumnya Viral: Rumah Tangga Saya Hancur" dan judul "Dokter dan Bidan Puskemas yang Video Mesum Viral Terancam Diberhentikan dari PNS"