Terkini Daerah

Pria di Riau Bunuh Mahasiswi, Kesal Dicaci Maki saat Tak Mau Bayar setelah Hubungan Badan

Editor: Ananda Putri Octaviani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi pelaku kejahatan. Seorang mahasiswi bernama M (23) tewas dibunuh pria yang menjadi teman bercintanya yang berinisial AA (30), di Desa Batu Gajah, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

TRIBUNWOW.COM - Seorang mahasiswi bernama M (23) tewas dibunuh pria yang menjadi teman bercintanya yang berinisial AA (30), di Desa Batu Gajah, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Pembunuhan ini dipicu lantaran korban meminta sejumlah uang kepada pelaku usai berhubungan badan di dalam kebun karet.

"Pelaku tidak mau bayar setelah berhubungan badan dengan korban. Pelaku menusuk perut korban sebanyak tiga kali menggunakan pisau," ungkap Kapolres Inhu AKBP Efrizal melalui Ps Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Jumat (13/11/2020).

Baca juga: Bocah 14 Tahun Bunuh Orangtua dan 3 Adiknya, Bermula dari Tahu Fakta Pelaku Bukan Anak Kandung

Baca juga: Ogah Bayar setelah Hubungan Badan di Kebun Karet, Pria Ini Malah Bunuh sang Mahasiswi

Pelaku menyerahkan diri

Dia mengatakan, pelaku AA saat ini diamankan di Polsek Pasir Penyu setelah menyerahkan diri kepada polisi, Kamis (12/11/2020), sekitar pukul 07.00 WIB.

Misran menjelaskan, antara pelaku dengan korban hanya memiliki hubungan sebatas saling kenal.

Korban ini berstatus sebagai mahasiswi.

Awalnya, pada Senin (9/11/2020) sekitar pukul 11.00 WIB, korban datang ke rumah orangtua pelaku di Desa Batu Gajah.

Beberapa menit kemudian, pelaku mengajak korban ke kebun karet yang tak jauh dari belakang rumahnya.

Di dalam kebun karet itu, M dan AA melakukan hubungan badan.

Baca juga: Bocah 5 Tahun Jadi Saksi Pembunuhan Ibunya, Kini Jatuh Sakit dan Terus Ngigau Sebut Nama Pelaku

Tolak membayar usai berhubungan badan Setelah itu, korban meminta bayaran kepada pelaku.

Namun, pelaku malah tidak mau membayarnya.

"Karena tidak mau bayar, korban mencaci maki pelaku. Hal itu membuat pelaku merasa sakit hati," kata Misran.

Pelaku mengambil sebilah pisau yang sudah dibawanya dari rumah.

Pelaku langsung menusuk perut korban sebanyak tiga kali.

Halaman
12