TRIBUNWOW.COM - Calon presiden Amerika Serikat (AS) petahana Donald Trump masih enggan mengakui kekalahannya dalam pemilihan presiden (pilpres).
Dilansir TribunWow.com, pilpres AS telah dimenangkan pasangan calon dari Partai Demokrat, yakni Joe Biden dan Kamala Harris dengan 290 suara elektoral.
Jumlah tersebut sudah melebihi ambang batas yang diperlukan untuk memenangkan pilpres, yakni 270.
Baca juga: Respons Joe Biden saat Trump Masih Tolak Hasil Pilpres AS: Hanya Ada Satu Presiden dalam Satu Waktu
Sementara itu pasangan Donald Trump dan Mike Pence hanya mendapat 217 suara elektoral.
Masih enggan mengakui kekalahannya, Trump terus menuding ada kecurangan dalam penghitungan suara.
Ia juga masih yakin dapat memenangkan pilpres, meskipun perolehan suara elektoralnya kalah jauh dengan Biden-Harris.
Trump kemudian mengunggah video saat kampanye.
Video tersebut diunggah ulang dari akun Kepala Staf Gedung Putih untuk Komunikasi dan Direktur Media Sosial, Dan Scavino.
"KAMI AKAN MENANG!" cuit akun @realDonaldTrump, Kamis (12/11/2020).
Dalam video tersebut tampak simpatisan Partai Republik mengenakan atribut merah.
Mereka bersorak sorai menyampaikan dukungan terhadap Trump.
"Semakin banyak orang yang mengatakan tidak mungkin, semakin kamu harus membuktikan mereka salah. Perlakukan kata 'tidak mungkin' hanya sebagai motivasi," suara Trump mewarnai latar belakang video tersebut.
Cuitan Trump kemudian menuai perhatian dari warganet.
Baca juga: Masa Berkuasa Tinggal 72 Hari, Trump Justru Pecat Menteri Pertahanan Mark Esper karena Hal Ini
Sampai Kamis pagi, video itu telah ditonton lebih dari 2,8 juta kali, disukai lebih dari 191 ribu kali, serta di-retweet lebih dari 43 ribu kali.
Tidak sedikit warganet yang membalas cuitan Trump dengan mengolok-olok, mengingatkan calon petahana tersebut akan kekalahannya.