TRIBUNWOW.COM - Seorang siswi SMA berinisial FS (17) menjadi korban rudapaksa oleh sekelompok pria.
Warga Kabupaten Toba itu tampak trauma berat, saat ditemui Tribun Medan pada Senin (9/11/2020).
Kejadian nahas menimpa korban setelah dua orang lelaki yang baru dikenalnya di medsos menjemputnya di depan sebuah rumah ibadah.
Korban dijemput dengan menggunakan sepeda motor.
"Saya dijemput dengan sepeda motor oleh dua orang dan dibawa ke sebuah kafe pada Sabtu (7/11/2020) malam."
"Kami ketemuannya malam," ujar korban FS saat disambangi di rumahnya di Kabupaten Toba pada Senin (9/11/2020).
Korban tidak bisa mengelak atas ajakan pelaku karena merasa tertekan dan takut.
"Aku takut," ungkapnya sambil menunduk dan menitikkan air mata.
Dari pengakuan korban, ia dibawa ke sebuah kafe.
Kemudian, korban dibawa ke sebuah rumah yang disebut rumah keluarga seorang pembawa korban.
"Lalu saya dibawa ke sebuah rumah dan diajak lah aku ke kamar," sambungnya.
Setelah dibawa ke kamar, korban diantar ke pinggir jalan yang berada di kawasan Tambunan.
Pelaku Rudapaksa Modus Antar Pulang Korban
Setibanya di pinggir jalan Tambunan, sekelompok orang kemudian melintas dan memboyongnya dengan alasan akan mengantarkan korban kerumahnya.
"Ada delapan orang dengan empat kereta. Kemudian mereka menanyaiku mau kemana. Kubilang, aku mau pulang ke Sihobuk. Ayolah, katanya lalu aku dibawa," sambungnya.