Virus Corona

Klarifikasi Satgas soal Video Viral Jenazah Pasien Covid-19 Kehilangan Matanya di Probolinggo

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Foto jenazah positif corona yang disebut matanya hilang dan berdarah karena dicongkel di Kabupaten Probolonggo, Jawa Timur.

Lebih lanjut, Ugas Irwanto menceritakan ada faktor lain yang membuat darah yang keluar semakin banyak.

Dikatakannya bahwa selama perjalanan dari RSUD Moh Saleh menuju rumah duka di Kecamatan Paiton dalam posisi tengkurap.

Kondisi tersebut membuat darah menjadi mudah mengalir.

Oleh karenanya, pihaknya merasa terganggu dan dirugikan dengan menyebarnya video yang tidak benar tersebut.

Hal itu juga seakan memberikan stigma buruk terhadap tim medis terkait jenazah Covid-19.

Ugas Irwanto mengatakan akan mengusut pelaku penyebar video tersebut.

“Akan diselidiki, tadi saya rapat dengan Pak Wakapolres. Kalau dibiarkan, membahayakan. Keluarga M siap memberikan kesaksian,” lanjutnya.

Baca juga: Penjelasan Satgas Penanganan Covid-19 soal Penyelenggaraan Ibadah Umrah 2020

Sementara itu menyikapi kejadian tersebut yang dinilai telah melanggar protokol Covid-19, pemerintah kabupaten Probolinggo bersama satgas setempat akan melakukan tracking.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah adanya kluster baru penyebaran Covid-19 setelah melakukan kontak dengan jenazah Covid-19. (TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)

Artikel ini diolah dari Kompas.com dengan judul 'Soal Video Viral Mata Jenazah Pasien Covid-19 Hilang, Satgas: Tidak Benar, Matanya Ada' dan 'Saya Tegaskan, Pendarahan Itu karena Stroke, Matanya yang Disebut Dicongkel Itu Tidak Benar'