Breaking News:

Terkini Nasional

Terdapat 2031 Hoax Seputar Covid-19, Henri Subiakto Mengaku Aneh: Sekarang Tidak Ada Pilpres

Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Prof. Henri Subiakto sangat menyayangkan munculnya banyak hoax terkait pandemi Covid-19.

Youtube/Indonesia Lawyers Club
Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Prof. Henri Subiakto berbicara soal hoax dan diskomunikasi soal Covid-19, dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (27/10/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Prof. Henri Subiakto sangat menyayangkan munculnya banyak hoax dan diskomunikasi terkait pandemi Covid-19.

Dilansir TribunWow.com, Henri Subiakto mengatakan bahwa setidaknya terdapat 2031 kasus hoax yang sudah dibantahkan oleh Kominfo.

Hal itu diungkapkannya dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (27/10/2020).

Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Prof. Henri Subiakto berbicara soal hoax dan diskomunikasi soal Covid-19, dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (27/10/2020).
Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Prof. Henri Subiakto berbicara soal hoax dan diskomunikasi soal Covid-19, dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (27/10/2020). (Youtube/Indonesia Lawyers Club)

Baca juga: Di ILC, Saleh Daulay Minta Ditunjukkan Negara yang Berhasil Vaksinasi: Jangan-jangan Vaksin Politik

Baca juga: Di ILC, Fadli Zon Pertanyakan Penanggungjawab Penuh Vaksin Covid-19: Semua Menteri Ngomong

Menurut Henri Subiakto banyaknya hoax yang beredar tersebut diakui sangat menganggu langkah pemerintah dalam mengatasi masalah Covid-19.

Lebih bahayanya lagi menurutnya jika masyarakat lebih mempercayai dengan hoax tersebut ketimbang apa yang disampaikan oleh pemerintah.

"Di negara kita masih banyak hoax yang beredar dan masih banyak diskomunikasi yang yang terjadi," ujar Henri Subiakto.

"Hoax itu kami catat sampai sekarang di era pandemi ini sampai ada 2031 hoax dan diskomunikasi," imbuhnya.

Melihat banyaknya kabar bohong yang beredar saat ini, Henri Subiakto mengaku merasa janggal dan berbeda.

Henri Subiakto mengatakan bahwa biasanya munculnya kabar-kabar bohong itu ketika mendekati fenomena politik, seperti akan dilakukanannya pemilihan umum, khususnya pilpres.

Dirinya menambahkan bahwa substansi dari hoax tersebut juga tidak jauh dari seputar politik tersebut.

Sedangkan untuk Covid-19 dikatakannya adalah masalah kemanusiaan yang menyangkut nyawa banyak orang.

Oleh karena itu, menurutnya harusnya bisa terhindar dari hoax.

Namun kenyataannya hoax-hoax seputar Covid-19 tetap bermunculan.

Baca juga: Alasan Pemerintah Beli Vaksin Covid-19 yang Belum Lolos Uji Klinis, Jokowi: Semua Kejar-kejaran

"Kalau hoax itu sengaja dibuat untuk memanipulasi, ini memang biasanya hoax itu kalau ada fenomena-fenomena politik nasional, misalnya Pilpres, pemilu, itu naik," kata Henri Subiakto.

"Ini kan sekarang tidak ada pilpres, tidak ada persoalan politik, tapi naik juga. Ini persoalan kemanusiaan, tapi ternyata ada yang memainkan dari sisi politik," jelasnya menutup.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Tags:
Covid-19Henri SubiaktoIndonesia Lawyers Club (ILC)Menteri Komunikasi dan InformatikaHoax
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved