Terkini Daerah

Pura-pura Jadi Pelanggan, Pembegal Motor Bunuh Driver Ojol, Lalu Malah Dihajar Massa hingga Tewas

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang begal dihajar massa hingga tewas setelah membunuh seorang driver ojek online (ojol) Gojek pada Jumat (23/10/2020).

TRIBUNWOW.COM - Seorang begal dihajar massa hingga tewas setelah membunuh seorang driver ojek online (ojol) Gojek pada Sabtu (24/10/2020) dini hari.

Driver ojol itu ditikam pembegal tersebut di kawasan Bantaran Sungai Titi Sewa, Sungai Tembung, Kecamatan Medan Tembung, Medan.

Dikutip TribunWow.com dari Tribun Medan pada Selasa (27/10/2020), Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu Jhon Panjaitan lantas menjelaskan kronologinya.

Seorang begal dihajar massa hingga tewas setelah membunuh seorang driver ojek online (ojol) Gojek pada Jumat (23/10/2020). (Instagram/ndorobeiii)

Baca juga: Begal Bawa Sajam Incar Pasangan Kekasih di Danau Sunter: Slow Bro, Saya Hanya Minta Tambahan

Iptu Jhon menjelaskan, kejadian bermula ketika driver ojol sedang membawa pembegal yang berpura-pura sebagai penumpang.

Saat dalam perjalanan, tiba-tiba pelaku menikam korban dari belakang.

"Ketika sedang dalam perjalanan, tiba-tiba penumpangnya langsung menikam korban dari belakang," ujar Iptu Jhon, Sabtu (24/10/2020).

Tindakan pembegal tersebut rupanya diketahui warga.

Warga lantas berusaha mengejar pelaku.

Sedangkan, pelaku langsung lari saat dikejar warga

Pelaku pembegalan akhirnya bisa ditangkap warga.

Tampa ampun warga menghajar pelaku sampai tewas.

"Tersangka lari dikejar warga, setelah ditangkap dia pun langsung dihakimi massa hingga tewas," kata Iptu Jhon.

Sementara itu, korban driver ojol yang baru ditikam itu langsung dibawa ke RS Citra Medika.

Namun sayangnya, saat di rumah sakit nyawa korban tidak tertolong.

"Korban meninggal, pelakunya juga meninggal," jelas Jhon.

Iptu Jhon menambahkan, korban adalah bermarga Tambak warga Kecamatan Medan Tembung.

Sedangkan, pembegalnya warga Bandar Khalipah, Percut Sei Tuan.

Baca juga: Nasib Pria Begal Payudara dan Rampas HP Mahasiswi yang Berteduh saat Hujan Deras, Akhirnya Ditangkap

Video Viral

Dalam kejadian tersebut, rupanya ada yang sempat merekamnya ke dalam video.

Video itu lantas diunggah di media sosial hingga viral.

Satu di antara akun Instagram yang memviralkan penggeroyokan itu adalah @ndorobeiii pada Minggu (25/10/2020).

Dalam postingan itu, akun tersebut mengunggah dua video.

Video pertama menunjukkan korban sudah meninggal di rumah sakit.

Sejumlah driver ojol terlihat datang dan mengiringi jenazah korban yang hendak dimasukkan ke ambulans.

Sedangkan dalam video kedua menunjukkan detik-detik sebelum pembegal tewas.

Pelaku yang mengenakan jaket warna hitam sempat diinterogasi warga.

Warga juga terlihat memukuli kepala pelaku tersebut.

Sedangkan, pelaku berusaha melindungi kepalanya dengan tangan.

"Kau ngapain? Aku disimpang ya. Sama sapa?" tanya warga seperti dikutip dari Tribun Jateng.

"Cepat kau bilang!" teriak warga lain.

"Sama sapa?" tanya warga lagi.

"Sendirian aku bang" jawab pelaku.

"Kau bilang saja, daripada kau mati!" teriak warga.

Baca juga: Demi Rp900 Ribu, Pria di Deliserdang Begal Payudara dan Jambret Mahasiswi, sampai Seret ke Jalan

Pelaku sempat memohon-mohon agar jangan sampai dibunuh.

Meski demikian, warga tetap memukuli tubuh korban.

Bang tolonglah bang, masih belum nikah bang, masih kuliah" jawab pelaku.

"Baguslah" teriak seorang perempuan.

Di akhir video, tampak warga menghajar pelaku itu.

"Ampun bang" ujar pelaku.

"Ampun, ampun kau bilang, babi kau" teriak warga lain.

Sedangkan dari keterangan video, penggunggah menyebut kejadian itu terjadi pada Sabtu (24/10/2020) dini hari.

"Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Seorang driver ojol tewas mengenaskan setelah di tusuk di leher 24/10/20 sabtu dini hari di jl titi sewa tembung medan SUMUT," demikian keterangan video tersebut.

Tanggapan Gojek

Dikutip dari Tribun Medan, pihak Gojek membenarkan bahwa korban merupakan mitranya.

Akibat kejadian itu, Gojek mengutuk tindak kejahatan pelaku hingga membuat nyawa mitranya melayang.

"Kami berduka atas meninggalnya mitra driver GoRide yang menjadi korban pembegalan di Medan," kata Head of Regional Corporate Affairs Gojek Sumbagut, Dian Lumban Toruan, Sabtu (24/10/2020).

Dia menegaskan, pihaknya akan berkerja sama dengan polisi terkait kasus ini.

Selain itu, pihaknya juga akan menemui pihak keluarga demi memberikan dukungan.

"Kami juga telah menemui keluarga korban mitra GoRide dan memberikan bantuan yang diperlukan di masa sulit ini," ungkapnya.

Baca juga: Modus Begal Ngaku sebagai Petugas Satgas Covid-19 dan Gelar Razia, Todong Korban dengan Senjata Api

Terkait pencegahan kejahatan, pihak Gojek telah menyediakan fitur tombol darurat bagi driver maupun penumpangnya jika terjadi suatu tindak kejahatan.

Tombol darurat itu terpasang di aplikasi Gojek saat menjalankan order.

"Tombol ini terkoneksi ke tim khusus Gojek yang siaga 24 jam. Tombol serupa juga tersedia di aplikasi konsumen," lanjutnya.

Dian menambahkan, pihaknya sudah rutin melakukan sosialiasi penggunaan tombol darurat tersebut. (TribunWow.com/Mariah Gipty)

Artikel ini diolah dari Tribun Medan dengan judul Gojek Benarkan Driver Ojol di Medan yang Tewas Ditusuk Penumpang Adalah Mitranya, Setelah Driver Ojol Tewas Dibegal di Medan, Kini Ditemukan Lagi Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah dan Tribun Jateng dengan judul Detik-detik Begal Dihajar Massa Hingga Tewas Seusai Ketahuan Bunuh Ojol