UU Cipta Kerja

Rocky Gerung Beberkan Komentar Publik Internasional soal UU Cipta Kerja, Sebut Dianggap Berbahaya

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rocky Gerung turut berkomentar soal penilaian publik pada Undang-undang Cipta Kerja. Komentar tersebut diungkapkan Rocky Gerung di acara Mata Najwa yang tayang pada Rabu (21/10/2020).

"Karena kan publik sekarang berupaya untuk memahami logic dari goverment, menitipkan harapan."

"Tapi tiba-tiba dibatalkan oleh caption di Koran Kompas kemarin, kepuasan hilang," kata dia.

Baca juga: Beberapa Kali Jokowi Lupa Sebut Namanya dalam Sejumlah Acara, Maruf Amin: Lagi Tegang Kan Boleh

Tingkat survei kepuasan publik menurun dari pada Agustus lalu.

Sehingga Rocky Gerung menjadi bertanya-tanya mengapa Jokowi mendapat nilai buruk di tahun pertama pemerintahannya.

"Padahal bulan Agustus saya baca SMRC bikin, kepuasannya 60 persen sekarang di bawah 50 persen."

"Itu artinya ini tahun pertama loh, sama seperti malam pertama sudah enggak percaya," kata dia.

Meski demikian ia mengakui masih banyak orang yang berharap pemerintahan Jokowi tetap berlanjut.

"Harusnya perkawinanannya bubar tapi ada semacam orang Indonesia yang bilang ya mudah-mudahan semoga masih bisa lanjut."

"Itu adalah situasi psikologi publik semoga tidak ada kerusuhan semoga Pak Jokowi masih berlanjut," sambungnya.

Lihat mulai menit ke-3.30:

(TribunWow.com/Mariah Gipty)