Nursinda meminta untuk warga yang mengetahui keberadaan Dedi Sitohang agar memberi bantuan.
Ia menyebutkan bahwa pihak keluarga tidak mengetahui apa yang membuat Dedi hingga lari dari rumah.
"Jujur kami tidak tahu," terang Nur.
"Kalau masalah fisik dan materi sepanjang pengetahuan kami keluarga Sitohang, sampai saat ini tidak ada."
"Hubungan Dedi dengan LN sudah cukup lama."
"LN sering dibawa Dedi ke rumah oppungnya itu."
"Karenanya pihak keluarga Sitohang menyetujui rencana Dedi menikah dengan LN," sambungnya.
Baca juga: Ditanya Najwa Shihab, Maruf Amin Akui Tak Dilibatkan Jokowi Bahas Reshuffle: Saya Belum Tahu
Kaburnya Dedi pertama kali diketahui LN pada Senin, 12 Oktober 2020 pagi.
LN yang datang ke rumah Dedi, dari tempatnya menginap di rumah penatua gereja, tidak menemukan Dedi di rumah itu.
LN pun memberitahukan hal itu kepada pihak keluarga Dedi.
Pencarian dilakukan, namun hingga kini belum berhasil ditemukan keberadaannya.
Nursinda menyebutkan tidak mengetahui ada masalah terkait pesta yang akan dilaksanakan.
“Kalau antara dia dengan calonnya itu, dialah yang tahu."
"Karena kami setelah acara Martumpol kami sudah pulang ke kampung di Karo,” kata Mursinda.
Lebih lanjut, Nursinda menyebutkan pihak keluarga akan melaporkan ke Polsek Sumbul Polres Dairi untuk membantu mencari orang Dedi yang hilang. (vic/tribunmedan.com)
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul DUA Hari Jelang Pernikahan, Calon Pengantin Pria Kabur, Keluarga Jadi Malu, Berikut Ciri-cirinya