Pilkada 2020

Bahas Anaknya yang Ikut Pilkada, Ma'ruf Amin: Sebenarnya Saya Juga Bukan karena Ingin Jadi Wapres

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Presiden Ma'ruf Amin berkomentar soal jalannya Pilkada 2020 dalam Catatan Najwa, diunggah Selasa (20/10/2020).

Sedangkan dirinya juga tak bisa melarang anaknya jika memang ingin mencalonkan diri sebagai Wali Kota.

"Jadi saya kira dihubung-hubungkan kurang nyambung, kurang tepat, wong itu adalah keinginan anak saya sendiri untuk mencalonkan."

"Saya kira sah-sah saja dan saya tidak menggunakan jabatan saya untuk kemudian memanfaatkan untuk itu," tuturnya.

Tokoh agama 77 tahun ini mengatakan dirinya selama ini tidak pernah melarang anaknya selama tidak bertentangan dengan aturan.

Ma'ruf juga menuturkan, tak pernah mendikte anaknya untuk menjadi apa yang ia inginkan.

"Tidak saya tidak pernah melanggar, selama tidak pernah melakukan sesuatu yang melanggar aturan agama maupun negara."

"Apapun saya tidak pernah melarang anak saya, maka anak saya terbuka, bebas, memilih profesinya jadi dan saya juga tidak menyuruh kamu harus jadi ini," lanjutnya.

Baca juga: Demo 1 Tahun Jokowi-Maruf Amin, Ini Isi Orasi BEM SI, Turut Sindir UU Cipta Kerja: Negeri Dongeng

Bahkan, secara terang-terangan dirinya selama ini tak pernah memaksakan dirinya menjadi sesuatu. termasuk menjadi Wakil Presiden.

Ma'ruf mengungkapkan, sebenarnya dia tidak ingin menjadi orang nomor dua di Indonesia.

Hanya saja banyak pihak memintanya hingga akhirnya ia mau menjadi Wakil dari Jokowi.

"Wong saya sendiri juga tidak, saya harus jadi ini, jadi ini, tidak, saya jadi wakil presiden juga bukan karena saya ingin jadi wakil presiden."

"Kan memang diminta untuk itu dari banyak pihak bahwa saya harus jadi itu (wakil presiden)," tuturnya.

Lihat menit 12.30:

Tanggapan soal Jokowi Sering Lupa Sapa Namanya

Dalam kesempatan yang sama, saat ditanya soal Jokowi beberapa kali lupa sapa namanya, Ma'ruf merasa hal itu biasa saja.

Halaman
1234