TRIBUNWOW.COM - Politisi PDIP Arteria Dahlan menyatakan sikapnya mengaku siap untuk membantu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Partai Demokrat, yang mendapatkan tudingan negatif terkait demo tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.
Dilansir TribunWow.com, SBY dan Demokrat dituding menjadi dalang dari penyebab terjadinya kerusuhan dalam aksi demo tersebut.
Namun tudingan tersebut sudah dibantah langsung dengan tegas oleh SBY dan mengaku sangat menyayangkannya.
Baca juga: Minta Demokrat Tak Perlu Curhat, Arteria Tegaskan Tidak Ada Tudingan dari Jokowi ke SBY Dalangi Demo
Baca juga: Yakini Demo Terorganisir, Mantan Kepala BAIS Ungkap Buktinya, Singgung Penangkapan Tokoh KAMI
Menanggapi kondisi tersebut, Arteria Dahlan memastikan bahwa tudingan yang mengarah ke SBY dan Demokrat bukan berasal dari pemerintah.
Melainkan hanya tudingan-tudingan liar di media sosial.
Ada yang juga menyebut bahwa tudingan tersebut berasal dari buzzer pemerintah.
Terkait hal itu, Arteria Dahlan mengaku siap membantu SBY untuk mengusut tuntas persoalan tersebut karena diyakini sudah mengdiskreditkan dan juga mencemarkan nama baik.
"Kalau memang betul ada buzzer-buzzer yang mendiskriditkan beliau yang bisa beliau buktikan atau merasa terganggu tidak perlu dia buktikan, laporkan, ini zamannya zaman melek teknologi, kelihatan kok akun-akunnya siapa," katanya.
"Laporin saja, saya yang kawal, saya bantuin Pak SBY untuk mengusut tuntas ini semua," ungkap Arteria Dahlan.
"Yang ingin saya pastikan adalah tiada niat, tidak ada motif apapun dari pemerintah untuk mendiskreditkan beliau dan juga jangan kita yang suruh klarifikasi." tegasnya.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Malarangeng mengaku tidak ingin merepotkan.
Dirinya hanya meminta kepada pihak pemerintah supaya mengungkapkan dalang dari kerusuhan demo yang katanya sudah diketahui.
Baca juga: KSPI akan Lanjutkan Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja: Masukan Kami Banyak yang Tidak Terakomodir
Dengan begitu maka semua persoalan akan selesai, tidak akan ada lagi tudingan-tudingan, baik kepada Demokrat maupun pihak lainnya.
"Sekarang daripada repot-repot sudahlah diungkap saja oleh pemerintah, kalau tidak akan menimbulkan hoax, jangan-jangan nanti dibilang pemerintah yang menyebarkan hoax," kata Andi Malarangeng.
"Nanti lama-lama kemudian kalau tidak ada yang disebut namanya lama-lama hilang begitu saja. Lalu yang dibilang katanya sudah tahu?" imbuhnya.
Simak videonya mulai menit ke-
Minta Demokrat Tak Perlu Curhat soal Tudingan Dalangi Demo
Politisi PDIP Arteria Dahlan meluruskan soal tuding menuding terkait dugaan ada dalang dalam demo tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.
Partai Demokrat menjadi satu pihak yang lantas dikaitkan sebagai dalang dari demo yang berakhir dengan kerusuhan tersebut.
Dilansir TribunWow.com, Arteria Dahlan mengatakan bahwa pemerintah memang menyakini bahwa ada dalang dari demo tolak UU Cipta yang berlangsung di berbagai daerah di Indonesia.
Baca juga: Yakini Demo Terorganisir, Mantan Kepala BAIS Ungkap Buktinya, Singgung Penangkapan Tokoh KAMI
Baca juga: KAMI Bahaya bagi Pemerintah Jokowi? Mahfud MD Justru Ragukan Sikap Kritis dari Gatot Nurmantyo dkk
Namun dirinya menegaskan bahwa tidak ada tudingan yang dialamatkan kepada Demokrat maupaun Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Hal itu disampaikannya dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi 'tvOne', Kamis (15/10/2020).
Dalam kesempatan itu, Arteria Dahlan mulanya menjelaskan bahwa pemerintah dan konstitusi tidak melarang adanya aksi unjuk rasa menyuarakan pendapat, karena memang merupakan bentuk dari proses demokrasi.
Namun menurutnya, ketika sudah menimbulkan tindakan yang anarkis atau kerusuhan maka harus ada tindak lanjut dari pihak kepolisian.
"Negara beserta alat kelengkapan negara bergerak cepat, menemukan, menguraikan fakta, ada yang demo, ada demo plus rusuh, ada yang enggak demo tapi rusuh," ujar Arteria Dahlan.
Oleh karenanya, dari situlah pihak kepolisian langsung menelusuri pemicu atas terjadi kerusuhan.
Dikatakannya setelah menemukan fakta-fakta di lapangan maka baru bisa dikatakan bahwa ada pihak-pihak yang sengaja memanfaatkan momen tersebut untuk kepentingan lain, di antaranya membuat kegaduhan.
Namun Arteria Dahlan menegaskan bahwa tidak pernah menyebut nama SBY maupun Demokrat sebagai dalang dari kerusuhan demo tersebut.
Baca juga: Akui Pemerintahan Jokowi Selalu Dicap Miring, Mahfud MD Tanggapi Santai: Dulu SBY juga Begitu
"Kepolisian, inteligen, menemukan fakta siapa bicara apa, intruksi apa, berbuat apa, tujuan apa."
"Tapi Pak Jokowi dan pemerintah tidak pernah menuduh yang namanya Pak SBY. Bicara hanya terkait demo ada yang menggerakkan, ada yang membiayai," jelas Arteria Dahlan.
"Pemerintah Pak Jokowi tidak pernah terpikirkan atau tidak pernah membahas sedikitpun, membicarakan menyebut nama SBY sebagai dalang," imbuhnya.
Arteria Dahlan lantas meminta kepada pihak Demokrat untuk tidak berlebihan dalam menyikapi tudingan yang menimpanya.
"Jadi saya katakan tidak perlu ada curhat yang diarahkan ke pemerintah, tidak perlu juga pemerintah ini yang disalahkan. Tidak perlu juga ada menteri yang disalahkan seolah-olah menyerang Pak SBY," pungkasnya. (TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)