Lesti dan sang kakak, Beni Mulyana, bisa selamat dari hal itu karena dilarang berlama-lama oleh Endang.
"Yang bikin traumanya si Dedek, waktu itu kan dia main ke situ, kakaknya juga lagi main ke situ," tutur Endang.
"Cuma karena itu bulan puasa sama saya dilarang, maksudnya 'Jangan lama-lama main di luar'."
"Saya melarang sama kakaknya yang laki itu, 'Ini bulan puasa, enggak boleh main'," imbuhnya.
Lesti dan Beni ke rumah sang sepupu untuk mengantar dan bermain gim.
Namun, karena ingat larangan sang ayah, keduanya segera pulang ke rumah.
Begitu Lesti dan Beni sampai di rumah, gempa tersebut terjadi.
"Dia tuh ke sana, nganterin adiknya, anak bibinya itu," terang Endang.
"Dia baru sampai di rumah, langsung gempa langsung longsor, nah, adiknya tertimpa juga."
"Teman-temannya juga, teman si Dedek 14 orang meniggal di situ. Itu yang bikin traumanya," bebernya.
Karena pernah menjadi korban, Endang mengaku simpati dengan para penyintas bencana.
Untuk itu ia tergerak mendonasikan rezekinya nagi korban bencana banjir di Sukabumi.
Bersama para fans Lesti, Endnag sempat mengunjungi lokasi bencana.
Ia baru saja juga datang lagi sendiri untuk kembali memberikan bantuan.
"Saya juga kalau dengan bencana itu langsung 'Oh, iya, saya juga harus bergerak'. Walaupun ya sebisa saya, semampu saya," ungkap Endang.