Viral Medsos

Viral Pria Kembar Dituding Serang Ustaz hingga Dihajar Massa di Sukabumi, Ternyata Orang Mau Berobat

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Unggahan seorang warganet soal pria kembar dihajar massa di Sukabumi

TRIBUNNEWS.COM - Viral di media sosial informasi mengenai 2 orang pria kembar yang dituduh menyerang ustaz di Desa Bojongkokosan Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

Keduanya dianggap mencurigakan lantaran gerak-geriknya dan langsung diamankan oleh warga.

Mereka sempat mendapatkan bogem mentah sebelum dibawa ke kantor polisi.

Bagaimana kronologi lengkap dari kejadian di atas? berikut Tribunnews sajikan fakta-faktanya.

Dua pemuda kembar yang dituduh melukai ustaz di Sukabumi saat diamankan di Mapolres Sukabumi. (Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin)

2 Remaja di Banyumas Tewas setelah Tercebur Irigasi, Diduga Sedang Asyik Pesta Miras

Foto Viral di Media Sosial

Foto-foto dua pemuda yang tengah ditelanjangi viral di media sosial.

Diketahui foto tersebut menjadi ramai diperbincangkan setelah diunggah oleh seorang warganet lewat jejaring Twitter.

Unggahan tersebut membagikan sejumlah foto yang memperlihatkan 2 pemuda dengan kondisi memprihatinkan.

"4 pemuda mbelgedes membawa senjata tajam ingin membunuh ustad tp keburu ditangkap oleh para santri,yg dua lolos,,
Punya pemuda masa depan kayak b*n*s*t begini,,

lokasi parung kuda,valid!!," keterangan dalam unggahan tersebut.

Keterangan Warga

Berdasarkan penelusuran Tribunnews diketahui kejadian di atas terjadi di Pesantren Al-Muhtadin, Susukan RT 002/007 Desa Bojongkokosan Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

Seorang warga sekitar, Sengseng memberikan informasi terkait dua orang pemuda kembar tersebut.

Ia menyebut, keduanya datang ke lokasi untuk mencari ustaz untuk berobat.

"Dua anak itu sedikit sakit menurut kabar orang tuanya. Mereka datang ke lokasi cari ustaz ingin berobat. Sampai di sana ada isu lain yang berkembang. Padahal tidak ada masalah apa-apa."

"Dan mereka digebukin warga dan segera diamankan," katanya dikutip dari video yang dikirimkan ke redaksi Tribunnews, Jumat (2/10/2020).

Pengakuan Saksi Mata Kecelakaan Maut di Jalan Magelang: Ada yang Pingsan Lihat Temannya Tergeletak

Halaman
12