Virus Corona

Prioritas Penerima Vaksin Covid-19 Sudah Disusun: Dibagi Jadi 6, Tenaga Medis Masuk Kelompok Pertama

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dalam gambar yang diambil pada 29 April 2020, seorang ilmuwan menunjukkan vaksin eksperimental untuk virus corona COVID-19 yang diuji di Laboratorium Kontrol Kualitas di fasilitas Biotek Sinovac di Beijing. Sinovac Biotech, yang melakukan salah satu dari empat uji klinis yang telah disetujui di China, telah mengklaim kemajuan besar dalam penelitiannya dan hasil yang menjanjikan di antara monyet.

TRIBUNWOW.COM - Pemerintah kini tengah mempersiapkan skema vaksinasi massal Covid-19, mulai dari uji klinis vaksin hingga prioritas vaksinasi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan para menterinya mempersiapkan skema vaksinasi massal Covid-19 di saat kandidat vaksin masih menjalani uji klinis tahap ketiga.

Instruksi itu disampaikan Jokowi saat memimpin rapat terbatas mengenai penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional secara virtual di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (28/9/2020).

Kemenkes Sebut Kualitas Vaksin Covid-19 Dijamin dan Dikawal Langsung WHO: Jangan Takut Imunisasi

"Saya minta untuk rencana vaksinasi, rencana suntikan vaksin itu direncanakan secara detaill seawal mungkin. Saya minta dalam dua minggu ini sudah ada perencanaan yang detail," kata Jokowi saat membuka rapat secara virtual di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (28/9/2020).

Ia mengatakan, perencanaan tersebut harus memuat waktu pelaksanaan vaksinasi, target lokasi vaksinasi, hingga kelompok yang didahulukan untuk divaksin.

Ia meminta seluruh perencanaan tersebut harus dibuat detail sehingga nantinya pemerintah tinggal mengimplementasikan begitu uji klinis vaksin selesai.

"Semuanya harus terencana dengan baik sehingga saat vaksin ada itu tinggal langsung implementasi pelaksanaan di lapangan," kata Jokowi.

Perpres vaksinasi

Jokowi juga akan mengeluarkan peraturan presiden (perpres) sebagai dasar hukum pengadaan dan pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto.

"Terkait rencana vaksinasi, di mana rencana vaksinasi dipersiapkan. Pemerintah sudah menyiapkan perpres," kata Airlangga usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo, Senin (28/9/2020).

Adapun pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 21,8 triliun untuk proses vaksinasi Covid-19.

Anggaran vaksinasi terbagi dua.

Perkembangan Uji Klinis Tahap 3 Vaksin Covid-19 Sinovac, Bio Farma: Semuanya Aman

Pada 2020, anggaran yang disiapkan sebesar Rp 3,8 triliun.

Adapun pada 2021 anggaran yang disiapkan mencapai Rp 18 triliun.

Halaman
1234