Terkini Daerah

Modus Remaja Sekap Ibu-ibu di dalam Rumah Kosong hingga Buat Kerugian Rp 50 Juta: Sudah Direncanakan

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Pencurian Motor. Seorang ibu rumah tangga menjadi korban pencurian dan kekerasan oleh dua orang remaja di Bengkalis, Pekanbaru pada 3 September 2020.

"Ada tiga orang nama yang berhasil kita kantongi, diantaranya ARS, F dan Al sebagai penadahnya," terang Hendra.

Dibantu Ibu-ibu

Polisi kemudian berhasil menangkap ARS di rumahnya pada Senin (14/9/2020) malam.

Di rumah ARS, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti sepeda motor milik korban.

"Dari penangkapan terhadap ARS ini petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti satu unit sepeda motor milik korban," kata Hendra.

ARS sendiri langsung mengakui perbuatannya melakukan tindakan curas.

"Petugas yang menemukan barang bukti langsung melakukan interogasi kepada ARS, dan dia mengakui perbuatannya sebagai pelaku pencurian tersebut," ujar dia.

Sedangkan rekan ARS, F juga ditangkap di rumah masing-masing.

• Pria di Cibitung Curi Kotak Amal Masjid demi Beli Miras, Pelaku Pura-pura Salat saat Beraksi

"Rekan seprofesinya ARS yang berinisial F berhasil diamankan petugas saat mendatangi rumahnya di Kecamatan Siak Kecil," ujar dia.

Rupanya, mereka telah menjual dua buah cincin melalui perantara ibu-ibu yang tidak mereka kenal.

Emas itu lantas dibeli oleh AI dengan harga Rp 3,5 juta.

"Jadi ARS meminta tolong kepada ibu-ibu yang tidak mereka kenal untuk menjualkan cincin emas mereka sebanyak dua buah ke sebuah toko emas di pasar Sungai Pakning."

"Kemudian emas ini dibeli oleh penjual emas berinisial Al dengan harga 3,5 juta rupiah," jelas Hendra.

ARS lalu membagi hasil penjualan itu kepada ibu-ibu tersebut sebesar Rp 1 juta rupiah.

Kemudian, pembeli emas AI ikut dibawa ke kepolisian.

• Minum 2 Butir, Pria Kejang-kejang di Bawah Jembatan seusai Curi Tas Oknum TNI Isi Ribuan Pil Ekstasi

Halaman
123