Terkini Daerah

Tawarkan Gorengan, Penjual Justru Diperkosa di Kebun Sawit, Sempat Diajak Berhubungan Dua Kali

Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Berniat menawarkan jualan gorengannya, HA justru mengalami insiden memalukan.

TRIBUNWOW.COM - Berniat menawarkan jualan gorengannya, HA justru mengalami insiden memalukan.

HA diperkosa oleh AS alias Badak (48 tahun) di Desa Sialang Rindang, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, korban mengaku tidak bisa berbuat banyak lantaran mendapatkan ancaman akan dibunuh oleh pelaku.

Pengakuan Mahasiswi Korban Pemerkosaan 7 Pria, Sempat Mendengar Suara Para Pelaku Berebut Giliran

Selain itu, pelaku juga tidak jarang melemahkan korbannya dengan cara memukul.

Menurut keterangan dari Paur Humas Polres Rohul, Ipda Totok Nurdianto, aksi bejat tersebut bermula ketika korban menawarkan jualannya.

Korban menawakan di sebuah warung tuak di Simpang D II Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir.

Karena di situlah tempat yang terlihat ramai.

Setelah itu, pelaku AS awalnya mendatangi korban untuk membeli gorengan jualannya.

Namun tidak hanya sekadar membeli, pelaku kemudian berniat mengantarkan korban untuk berjualan ke tempat lain.

"Pelaku mulanya menawarkan jualan gorengan ke warung tuak Pak Guru, karena di sana ramai pembeli. Pelaku juga bersedia mengantar korban dengan sepeda motor," kata Totok, kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Minggu (20/9/2020).

Kesempatan tersebutlah yang lantas dimanfaatkan oleh AS untuk melancarkan aksinya.

AS yang berniat mengantar korban berjulan justru membawanya ke sebuah kebun sawit milik warga.

Minta Diantar Pulang karena Mabuk, Wanita Ini Justru Diajak ke Kamar Hotel, Diperkosa 7 Temannya

Tidak butuh waktu lama, pelaku meminta kepada korban untuk turun dan lalu memaksa kepada ibu enam anak itu untuk membuka pakaiannya.

Dikatakan Totok bahwa korban sudah mencoba untuk melawan, namun apa daya, pelaku lebih kuat untuk terus memaksa.

Pelaku juga memberikan pukulan kepada korban serta memberikan ancaman dengan mengatakan tidak segan untuk menghabisi andai tidak melayaninya.

Halaman
12