Terkini Daerah

Dikejar TNI karena Tak Pakai Masker, Begini Nasib Pria di Denpasar setelah Berusaha Hindari Petugas

Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang pengendara Pikap dihentikan petugas karena tak pakai masker di Jalan Gajahmada, Denpasar, Jumat (18/9/2020).

TRIBUNWOW.COM - Operasi yustisi protokol digelar hingga berhasil menjaring seorang pria berinisial AFP di Jalan Gajahmada, Denpasar, Bali, Jumat (18/9/2020) pagi.

AFP yang saat itu mengendarai mobil pikap bahkan terlihat menghindari petugas dengan mempercepat laju mobilnya.

Ia lantas dikejar seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan diminta menepi.

Klarifikasi Guru Pembuat Video TikTok yang Doakan Murid Dicabut Nyawa, Menyesal dan Minta Maaf

Setelah turun, anggota TNI tersebut memarahinya karena kabur setelah diminta turun dari mobil.

"Kamu sudah membuat saya lari-lari. Ayo turun. Kamu bisa membahayakan pengendara yang lain," kata petugas tersebut.

Kepada petugas, AFP mengaku lupa tak membawa masker.

"Lupa, pak. Saya juga dekat di sekitar sini aja," timpal dia.

Rupanya AFP hendak kabur karena selain tak memakai masker, ia juga tak membawa STNK.

AFP lantas diminta push up sebanyak 10 kali.

Selanjutnya didenda Rp 100.000 karena tak memakai masker.

Tak hanya itu, ia juga ditilang oleh polisi karena tak membawa surat kendaraan.

Karo Ops Polda Bali Kombes Djoko Prihadi mengatakan, operasi yustisi gabungan dilakukan bersama Satpol PP, Dishub, dan Polda Bali.

Operasi rutin dilakukan dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan karena Bali sudah masuk zona merah penyebaran Covid-19.

"Denda baik uang hingga sanksi sosial, fisik dan teguran ini kami terapkan untuk mendisiplinkan masyarakat agar warga kita ini menerapkan protokol kesehatan. Karena Bali sudah masuk daerah merah," kata dia usai memimpin apel operasi gabungan di Parkir Timur Lapangan Renon Denpasar, Jumat pagi.

Dilaporkan Ibu ke Polisi karena Mencuri Uang Rp 3 Juta, Anak Ngaku Beli Narkoba dan Bayar Utang

Operasi dilakukan di beberapa titik kota Denpasar seperti bundaran Renon, Lapangan Renon, dan Jalan Gajahmada.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Bali mencatat enam pasien positif Covid-19 meninggal pada Kamis (17/9/2020).

Gugus tugas juga mencatat tambahan 63 kasus positif baru. Seluruhnya akibat transmisi lokal.

Sementara pasien sembuh bertambah 92 orang.

Secara kumulatif, terdapat 7.492 kasus positif Covid-19 di Provinsi Bali hingga Kamis (17/9/2020).

Rinciannya, 5.979 sembuh (79,81 persen) dan 194 meninggal (2,59 persen).

Kasus aktif menjadi 1.319 orang (17,59 persen), yang dirawat di 17 RS rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Pakai Masker Saat Razia, Warga Ini Hendak Kabur Dikejar Tentara"