"Memang agak tertutup orangnya itu (Sul), jarang keluar gabung-gabung sama warga," jelas warga.
Meski demikian, warga menduga SB sosok yang temperamental.
Pasalnya, sebelumnya ia juga pernah memukul seorang sales.
"Pernah ada sales kodong, lewat dia (Sul) panggil baru napukul. Mungkin agak tempramen juga," lanjutnya.
Motif Pelaku Bunuh Korban
Diketahui, Syamsul Bahri tega membunuh Marcel karena kesal.
Hal itu lantaran selama empat hari, Marcel tidak mengantarkan galon pesananannya.
Sedangkan sebelumnya Marcel sempat mengambil galon milik SB dari rumahnya.
Lantaran kotor, SB lantas mengembalikan lagi galonnya ke Marcel untuk dibersihkan.
"Emosi ku rasa, karena (galonku) tidak dikasih kembali selama empat hari," kata SB saat diperiksa penyidik dikutip dari Kompas.com
Tak kunjung diantarkan galonnya, SB sendiri sempat menelepon Marcel.
• 7 Fakta Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber, Sempat Dikira Hendak Pinjamkan Ponsel ke Jemaah
Kemarahan SB memuncak ketika melihat Marcel tengah mengantarkan galon di sekitar rumahnya.
SB lantas menikam Marcel dengan menggunakan sebilah badik.
Ia menusukkan badiknya sebanyak satu kali ke jantung korban.
"Jadi antara pelaku dan korban memang sudah ada dendam ya. Jadi ini gara-gara galon sehingga ada ketersinggungan, sudah 4 hari ditelepon-telepon namun (korban) tidak datang," jelas Kanit Reskrim Tarnalate, AKP Ramli.