Syekh Ali Jaber Ditikam

MUI Sebut Insiden Syekh Ali Jaber Bukan Sekadar Penikaman: Upaya Pembunuhan terhadap Ulama

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas memberikan pandangannya terkait musibah yang dialami oleh Ulama sekaligus Pedakwah Syekh Ali Jaber, dalam acara Apa kabar Indonesia Pagi 'tvOne', Selasa (15/9/2020).

TRIBUNWOW.COM - Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas memberikan pandangannya terkait musibah yang dialami oleh pendakwah Syekh Ali Jaber.

Dilansir TribunWow.com, Anwar Abbas menilai bahwa kejadian tersebut bukan hanya sekadar penikaman belaka, melainkan upaya penumbunuhan terhadap ulama.

Hal itu diungkapkannya dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi 'tvOne', Selasa (15/9/2020).

Video amatir detik-detik Syekh Ali Jaber ditusuk Alfin Andrian (24), Minggu (13/9/2020). Terbaru, pihak panitia dan pengurus masjid sama-sama tidak tahu menahu soal urusan keamanan acara di lokasi acara. (Kolase (YouTube Tribun Timur) dan (YouTube Kompastv))

Fakta Baru Penikam Syekh Ali Jaber, RSJ Lampung Ungkap Data Pasien 4 Tahun Lalu: Tak Ada Rekam Jejak

Syekh Ali Jaber Minta Umat Tak Mudah Terprovokasi, Pesan ke Mahfud MD: Salam Sungkem ke Presiden

Menurut Anwar Abbas, peristiwa tersebut merupakan sebuah tindak pidana sangat berat karena memiliki tujuan untuk membunuh Syekh Ali Jaber.

Dirinya menilai pelaku terluhat begitu lincah dan tanpa ragu menusukkan pisau ke tubuh Syekh Ali Jaber.

"Ini jelas merupakan sebuah tindak pidana yang sangat berat menurut saya," ujar Anwar Abbas.

"Saya tidak melihat ini sebagai sebuah tindakan penikaman, tapi malah sebuah upaya pembunuhan terhadap ulama, yaitu Syekh Ali Jaber," jelasnya.

Anwar Abbas mengaku sangat bersyukur lantaran yang Syekh Ali Jaber masih diberikan keselamatan.

Ia mengatakan berdasarkan pengakuan dari Syekh Ali Jaber bahwa pelaku memang sengaja mengincar bagian tubuh yang lemah dan bisa mematikan, yakni leher dan dada.

Sedangkan pada saat itu, pelaku disebutkan sebenarnya memilih bagian leher.

Namun atas lindungan Allah SWT, ulama yang juga merupakan juri Hafiz Indonesia itu bisa memberikan refleks, sehingga hanya mengenai lengan kanannya.

"Untung tidak meninggal, kalau kata Syekh Ali Jaber itu ditujukan ke leher dan ke dada dia," kata Anwar Abbas.

"Tapi karena Qadar Allah, kata beliau ya Tuhan menggerakkan tangannya sehingga enggak sampai ke leher atau ke dada," imbuhnya.

Syekh Ali Jaber Kaget Tiba-tiba Polisi Beri Pernyataan Kondisi Jiwa Pelaku: Kesimpulan Terlalu Cepat

Lebih lanjut, Anwar Abbas menegaskan mendukung penuh sikap dan langkah yang diambil oleh Menko Polhukam, Mahfud MD, selain juga berharap kepada pihak kepolisian.

Mahfud MD sebelumnya dengan tegas telah memerintahkan pasukannya untuk mengusut tuntas kasus penikaman terhadap Syekh Ali Jaber.

Termasuk mengungkapkan jaringan-jaringannya andai memang mengarah ke hal tersebut.

"Oleh karena itu menurut saya dari MUI, tolong bongkar ini, MUI terus terang mendukung sepenuhnya langkah yang diambil oleh Menko Polhukam Prof Mahfud MD yang telah menginstuksikan untuk mengetahui motif dari si pelaku," ungkap Anwar Abbas.

"Dan kalau seandainya tindakannya terkait dengan pihak lain, beliau meminta supaya jaringannya dibongkar," pungkasnya.

Halaman
123