Syekh Ali Jaber Ditikam

Pelaku Penikamannya Disebut Gila, Syekh Ali Jaber: Saya Tidak Terima, Orangnya Berani dan Terlatih

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Syekh Ali Jaber (kiri) ditusuk oleh AA (kanan) di Masjid Afaludin Tamin Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Minggu, (13/9/2020) sore.

Ia menduga, ada motif tertentu yang membuat pelaku mengincar dirinya.

"Kalau urusan pribadi, saya tidak ada tuduhan tapi secara hukum, dia harus diproses," kata Syekh Ali Jaber, seperti dilansir dariĀ TribunLampung.co.id.

Syekh Ali Jaber juga mempertanyakan motif penikaman yang dialaminya.

Sebab, menurutnya, ada beberapa kejanggalan ketika melihat sosok pelaku.

Dinyatakan Negatif dari Pengaruh Narkoba, Pelaku Penikaman Syekh Ali Jaber Akan Jalani Tes Kejiwaan (Kolase Tribunnews (Instagram.com/ndorobeii/))

"(Pelaku) bukan orang yang maaf gila sembarangan. Pertama dari segi kekuatan, badannya kurus, kecil."

"Tidak mungkin jika melihat tubuhnya bisa ada kekuatan sampai separuh pisau menusuk," jelasnya.

3. Pelaku ditetapkan sebagai tersangka

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Yan Budi Jaya mengatakan, pelaku penikaman terhadap Syekh Ali Jaber berinisial AA telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Dari pemeriksaan, sudah 24 jam. Statusnya sudah kita tetapkan jadi tersangka," kata Yan Budi dilansir dariĀ Kompas.com.

Yan Budi menjelaskan, untuk proses hukum, pelaku ditetapkan terlebih dahulu karena menyangkut pidana.

Adapun terkait informasi pelaku mengalami gangguan kejiwaan, Yan Budi mengatakan akan didalami kemudian dengan melibatkan tim psikiater.

"Semalam sudah diperiksa oleh dokter RSJ Kurungan Nyawa, tapi belum mendalam," ucap dia.

Yan Budi memastikan bahwa kasus pidana penyerangan terhadap Syekh Ali Jaber akan tetap diproses.

"Kami kenakan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat," jelasnya.

4. Keluarga sebut pelaku idap gangguan jiwa

Halaman
123