Beberapa bulan yang lalu, saya diundang oleh kenalan rekan saya yang membutuhkan peserta untuk 'breeding event' (pembuahan massal)," tulis sang pria bule, dilansir dari akun Instagram @tante_rempong_offficial.
Melihat undangan tersebut, apada awalnya si pria bule ini tidak mengerti.
Namun temannya menjelaskan soal alasan dibalik adanya undangan ' pembuahan massal' tersebut.
Menurutnya, acara itu dilakukan oleh beberapa wanita Indonesia dari kalangan atas yang ingin punya anak bule.
Tapi tidak mau menikah dengan pria bule.
"Acara bereeding ini untuk wanita Indoensia, biasanya dari keluarga kelas atas yang berkecimpung di kalangan barat, yang menginginkan bayi berkulit putih, tapi tidak menginginkan suami berkulit putih," tulisnya.
Bahkan ada beberapa dari wanita itu sudah menikah namun tak ingin menceraikan suaminya.
"Mereka tidak ingin menceraikan suami Indonesia mereka," tulisnya.
Untuk mewujudkan keinginan punya anak bule, para wanita ini pun rela berhubungan seks dengan banyak pria bule samapi akhirnya bisa hamil.
"Untuk memastikan dia hamil, dia berhubungan seks dengan banyak pria bule," lanjutnya.
Meski begitu, ada kriteria sendiri untuk pria bule yang dipilih.
• Prediksi Hubungan Billy Syahputra dan Amanda Manopo, Barbie Kumalasari: Menikah Kayaknya Berat
"Pria itu harus bule, tinggi, tampan, cerdas, biasanya pebisnis," bongkarnya.Jika kehamilan tidak terjadi, maka wanita itu bisa kembali lagi dan menginkuti acara tersebut berkali-kali.
"Sebagian besar wanita akan langsung hamil setelah acara tersebut, bebarapa ada yang tidak hamil dan kembali lagi," bongkarnya.
Mendengar hal tersebut, pria bule ini langsung syok.
Kemudian, ia pun menolaknya dengan alasan sudah punya pacar.
Ia juag menolak dnegan tegas kerana tak ingin punya anak dari perempuan yang tak dikenalnya.
"Saya cukup kaget ketika mendnegar hal itu terjadi di Indonesia.
Tentu saja saya menolak untuk pergi karena saya punya pacar.