Terkini Daerah

Bocah Disiksa Orangtua hingga Tewas, Mayat Dikubur dengan Pakaian Lengkap untuk Hilangkan Jejak

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepolisian dan warga Desa Cipalabuh, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Banten melakukan pengangkatan jenazah yang diduga korban pembunuhan, Sabtu (12/9/2020).

TRIBUNWOW.COM - Bocah yang kira-kira berusia 8 tahun di Lebak, Banten ewas setelah dianiaya oleh kedua orangtuanya sendiri.

Mirisnya, mayat korban dikubur dengan asal dan masih memakai pakaian lengkap, demi menghilangkan jejak kejahatan.

Pelaku berinisial S dan LH itu pun akhirnya ditangkap polisi.

Tak Mau Tanggung Jawab, Pemuda Bunuh Kekasih yang Hamil Pakai Racun, Korban Diseret saat Lemas

Kasus ini terbongkar saat warga setempat curiga ada gundukan makam baru sedangkan mereka merasa tak ada orang yang meninggal.

Satreskrim Polres Lebak, Banten pun mengungkap misteri pembunuhan bocah di tangan kedua orangtuanya tersebut.

 

Berikut fakta selengkapnya:

1. Kronologi penemuan mayat

Dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com, warga Desa Cipalabuh, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak geger dengan temuan makam.

Makam itu tiba-tiba saja muncul di TPU Gunung Keneng dan diketahui warga pada Sabtu (12/9/2020).

Lantaran curiga dengan makam baru itu, warga pun langsung lapor polisi.

Akhirnya petugas kepolisian setempat datang dan membongkar makam tersebut.

Di dalamnya terdapat jasad bocah perempuan dengan pakaian yang masih utuh.

"Awalnya berdasarkan laporan masyarakat setempat, akhirnya kita bongkar sama-sama, baru digali setengah kelihatan kakinya," ungkap Kapolsek Cijaku, AKP Zaenudin, Minggu (13/9/2020).

2. Kondisi mayat

Setelah menemukan jenazah bocah itu, pihak kepolisian langsung mengevakuasi dan membawanya ke RSUD dr Adjidarmo.

Tim forensik yang memeriksa jenazah bocah itu menyebut usianya kira-kira 8 tahun.

Bocah itu mengenakan baju berwarna oranye lengan panjang putih merek Hoya serta celana panjang hitam dan kerudung hijau motif bunga.

Ancaman Anies Baswedan terkait PSBB: Jika Ditemukan Kasus Positif di Suatu Tempat, 1 Gedung Ditutup

Bocah itu berambut hitam dengan tinggi badan sekitar 117 sentimeter.

Zaenudin menyebut kondisi jenazah sudah rusak sehingga sulit dikenali dan mendalami ciri-ciri lainnya.

Namun berdasarkan pemeriksaan, bisa diambil kesimpulan bahwa ia adalah korban pembunuhan.

 

3. Dibunuh orangtua

Diberitakan Kompas.com, Kasatreskrim Polres Lebak, AKP David Adhi Kusuma menyebut pembunuh bocah itu adalah orangtuanya sendiri.

Kedua pelaku berinisial IS dan LH pun sudah ditangkap pada Sabtu malam.

"Alhamdulillah pada malam tadi sudah diamankan diduga kedua pelaku tersebut, inial IS dan LH," kata David di Polres Lebak, Rangkasbitung, Minggu (13/9/2020).

Saat diperiksa, keduanya mengakui sudah menyiksa anak itu hingga tewas.

4. Hilangkan jejak

Pasangan suami istri itu mengaku panik setelah anaknya meninggal dunia di sebuah kontarkan di Jakarta.

Untuk menghilangkan jejak, mereka membawa jasad putri mereka ke Cijaku untuk dikuburkan.

"Mereka menganiaya korban ini sehingga mengakibatkan meninggal dunia TKP di kontrakannya di Jakarta," jelas David.

"Karena panik dan dia merasa aman polisi tidak mengetahui, maka dia menguburkan di wilayah Cijaku," imbuhnya.

Penguburan jasad itu dilakukan dua minggu sebelum makam bocah tersebut diketahui warga.

Makam TPU Gunung Kendeng pun letaknya memang cukup jauh dari pemukiman penduduk.

Tersangka IS sempat meminjam cangkul kepada warga dengan dalih untuk menguburkan kucing.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 80 Ayat 3, UU No 35 Tahun 2104 Perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 Tentang Lerlindungan Anak dan atau Pasal 338 KUHP.

(Tribunnews.com/ Ifa Nabila) (Kompas.com/ Acep Nazmudin)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fakta Bocah Dikubur dengan Pakaian Lengkap, Disiksa Orangtua hingga Tewas dan Warga Kaget Ada Makam