Cerita Selebriti

Kini Kaya dan Terkenal, Atta Halilintar Terharu Curhat Masa Pilu: Aku Ambil Makanan dari Tong Sampah

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Ananda Putri Octaviani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Atta Halilintar di YouTube Daniel Mananta Network, Selasa (8/9/2020).

TRIBUNWOW.COM - YouTuber ternama Atta Halilintar ternyata sempat merasakan pilunya hidup melarat bersama keluarganya.

Atta membeberkan bahwa dirinya dan keluarga Gen Halilintar pernah tidur di lantai, makan dari tong sampah, hingga harus membagi makanan untuk 10 orang.

Ia pun menuturkan jasa kedua orangtuanya yang tanpa lelah terus bekerja meski mereka hidup di perantauan.

Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar dalam postingan Instagram 16 Agustus 2020. (Instagram @attahalilintar)

Atta Halilintar Cemburu, Tak Terima Disebut Kalah Ganteng oleh Aurel: Sampai Darah Tinggi, Pusing

Aurel dan Atta Segera Menikah, Krisdayanti Sempat Terbahak saat Ditanya soal Kesiapan Mantu: Aduh

Masa-masa kelam tersebut dibebeberkan Atta kepada presenter Daniel Mananta dalam kanal YouTube Daniel Mananta Network, Rabu (9/9/2020).

Atta mengaku mengambil teladan dari kedua orangtuanya yang pekerja keras.

Mereka harus berjuang hidup jatuh bangun sembari merawat keluarga Gen Halilintar yang berjumlah 8 anak pada saat itu.

"Orangtua gue itu memang fight-nya dari dulu, dan sempat berhasil, sempat jatuh, jatuh banget itu sejatuh-jatuhnya. Itu yang pas gue ke Malaysia," ujar Atta.

"Itu jatuhnya gara-gara apa? Gara-gara mereka ditipu oranglah, mereka bisnisnya gagal," ujar Daniel meminta keterangan.

"Ya keluarlah dari sebuah organisasi perusahaan yang dikeluarinnya menurut aku," kata Atta.

"Nggak sehat ya?," potong Daniel.

"Ya nggak punya rumah, nggak punya duit, nggak punya duit tabungan, nggak punya apa-apa," terang Atta.

"Dan akhirnya dari Indnoesia ke Malaysia?," tanya Daniel.

Ngaku Tak Punya Banyak Teman meski Sukses, Atta Halilintar: Dekat sama Gue Ngambil Untungnya Aja

Atta pun terlihat haru ketika menceritakan kisah pilu keluarganya.

Ia membeberkan kesulitannya mencari makan hingga harus mengais tong sampah, hingga harus berbagi satu buting telur dengan keluarganya.

"Ke Malaysia, dan di situ yang aku lihat kita tidurnya di lantai, yang aku bilang aku pernah ngambil makanan dari tong sampah, yang aku pernah bilang kita makan satu telor harus berjamaah biar telornya kebagi-bagi," tutur Atta.

Halaman
123