TRIBUNWOW.COM - Mayat Driver Ojek Online Perempuan Fitri Yanti (44) ditemukan di semak-semak di Jalan Mahoni Pasar II Tembung, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percutseituan, Deliserdang, Sumatera Utara, Minggu (30/8/2020),
Setelah dilakukan penyelidikan, Fitri Yanti diduga dibunuh oleh suaminya sendiri karena ingin menikah lagi.
Dikutip TribunWow.com dari Tribun Medan pada Jumat (4/9/2020), anggota keluarga Fitri Yanti, Ramadius mengungkapkan pesan terakhir korban.
• Pesan Terakhir Tukang Ojek di Kupang yang Tewas Bunuh Diri: Ini Chat Terakhir Dariku, Jangan Dihapus
Mulanya, Ramadius menjelaskan bahwa Fitri keluar dari rumah orang tuanya di Jalan Bromo Gang Bahagia menggunakan sepeda motor matic pada Sabtu (29/8/2020).
Tak sampai 60 menit setelah Fitri pergi, anak korban menelepon ibunya untuk menanyakan keberadaanya.
Saat itu, Fitri mengaku tengah bersama kawannya.
"Mamak di Tembung sama kawan. Jaga anak-anak (cucu korban)," ujar Ramadius menirukan ucapan anak korban yang laki-laki.
Setelah itu pada sekitar 22.00 WIB, korban juga masih berkomunikasi telepon dengan anaknya.
Fitri menekankan agar sang anak menjaga sang cucu.
“Bahkan korban berpesan kepada anaknya agar jaga anak-anak (cucu korban)," ungkapnya.
• Sempat Kirim Pesan ke Teman, Driver Ojol yang Bunuh Diri: Kumohon Jangan, Ini Chat Terakhir dariku
Rupanya pesan itu menjadi pesan terakhir dari korban
Setelah sempat dicari oleh keluarga, barulah mereka menemukan Fitri sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
"Malam itu keluarga terus mencari korban hingga akhirnya mendapat kabar bahwa korban ditemukan warga telah tewas di Pasar II, kawasan Tembung,"ucap dia.
Ramadius menceritakan, Fitri selama empat bulan terakhir tinggal di rumah orang tuanya.
Pasalnya, Fitri akhir belakangan sering bertengkar dengan sang suami.