Di hotel tempat perempuan itu menginap, Daud sempat tertidur di sofa.
Namun, ketika terbangun ia tidak tahu mengapa wanita itu berteriak.
• Kondisi ODGJ yang Diperkosa di Depan Anak hingga Melahirkan di Nunukan, Disebut Sering Lepas Kendali
"Setelah kami berbincang-bincang, saya tidur di sofa. Lalu saya tidak sadarkan diri."
"Ketika terbangun seseorang menjerit dan berteriak pada saya dan saya terguling dari tangga," ungkap dia.
Lantaran tidak tahu apa yang terjadi dan panik akan teriakan wanita-wanita tersebut, Daud lalu kabur begitu saja.
"Mereka meneriaki saya dan berkata bahwa mereka akan melapor ke polisi, saya sangat panik jadi saya bergegas keluar dari tempat itu."
"Itulah yang saya ingat dan saya lakukan," kata dia.
Keesokan harinya, dirinya baru mendapat laporan dari polisi terkait kasus pelecehan seksual.
Mulanya Daud merasa dirinya tidak bersalah.
Namun setelah mendengar cerita soal pelecahan seksual itu, Daud yakin ada sesuatu kesalahan yang telah dilakukannya.
Sehingga dirinya setuju untuk bertemu dengan perempuan itu pada 5 Juli 2019.
Bukti damai keduanya itu tertuang pada dokumen perjanjian.
• Seorang Ibu Tak Mau Lepaskan Bayinya setelah Jadi Korban Perkosaan hingga Melahirkan
"Saya meminta maaf dengan tulus dan dia menerima itu. Saya memiliki dokumen mengenai ini, dokumen perjanjian," jelas dia.
Dalam dokumen perjanjian itu korban setuju untuk tidak melanjutkan kasus tersebut.