Terkini Nasional

Tak Masalah KAMI Deklarasikan Diri di Solo, Adian Napitupulu Lebih Persoalkan Poin 5 Jatidiri KAMI

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Adian Napitupulu memberikan tanggapan terkait deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Kota Solo, dalam acara Kabar Petang 'tvOne', Kamis (20/8/2020).

Oleh karenanya, dirinya secara tegas mempertanyakan kejelasan dari didirikannya KAMI yang menamai diri sebagai gerakan moral.

Adian lantas mempersoalkan butir kelima dari jatidiri KAMI yaitu berkaitan dengan kedudukan dan hak dari setiap anggota.

"Menurut saya harus dijelaskan dulu, kalau saya baca misalnya, dari poin kelima jatidiri KAMI, dijelaskan bahwa yang bisa berbicara mengatasnamakan KAMI itu hanyalah dewan deklarator yang membuat pernyataan tertulis," terangnya.

"Di luar pernyataan tertulis itu dianggap tidak mewakili KAMI sebagai sebuah organisasi."

Selain itu, dengan melihat poin tersebut, politikus kelahiran Manado itu beranggapan ada ketidakadilan di dalam organisasi KAMI, khususnya dalam penunjukkan presidium.

"Terus kedua, bentuk organisasinya ada presidium tiga orang atau berapa orang."

"Dasar dari pembentukan presidium ini apa, apakah berdasarkan wilayah, berdasarkan organisasi yang terlibat, kan harus ada alat ukurnya," tanya Adian.

"Kalau ini sebagai gerakan moral, dia harus berlaku adil dong," pungkasnya.

KAMI akan Jadi Parpol? Gatot Nurmantyo: Kalau KAMI Berubah, Saya Tak akan Ada di Sini

Simak videonya mulai menit ke- 1.50

Said Didu Jawab Tudingan KAMI yang Punya Tujuan di 2024 

Deklarator KAMI, Muhammad Said Didu memberikan tanggapan terkait tudingan-tudingan miring terhadap Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia.

Dilansir TribunWow.com, tudingan miring yang ditujukkan kepada KAMI satu di antaranya adalah disebut mempunyai tujuan di 2024, yakni kontestasi pemilihan presiden.

Dalam acara Kabar Petang 'tvOne', Kamis (20/8/2020), Said Didu terlebih dulu menangapi hadirnya salah seorang deklamator KAMI, Gatot Nurmantyo di kampung Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni Kota Solo.

Deklarator KAMI, Muhammad Said Didu dalam acara Kabar Petang 'tvOne', Kamis (20/8/2020), dirinya menangapi hadirnya Gatot Nurmantyo dalam acara deklarasi KAMI di Solo (Youtube/tvOneNews)

Dikabarkan sebelumnya, keberadaan mantan Panglima TNI itu di Kota Solo tidak lain juga untuk mendeklarasikan KAMI, yakni dilakukan di Gedung Umat Islam, Kartopuran Solo.

Namun yang menjadi sorotan publik adalah hanya terlihat sosok Gatot Nurmantyo, tidak ada tokoh-tokoh deklamator lainnya yang dua hari sebelumnya mendeklarasikan di Tugu Proklamasi, Jakarta pada Selasa (18/8/2020).

Halaman
123