TRIBUNWOW.COM - Terjunnya beberapa orang dari keluarga pejabat atau elit politik ke Pilkada serentak 2020 kerap dikaitkan dengan isu politik dinasti.
Keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yakni Rahayu Saraswati telah memutuskan untuk terjun ke Pilkada 2020 Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai Wakil Wali Kota.
Menanggapi keputusan Rahayu, Mantan Cawapres Sandiaga Uno mengaku akan mendukung Rahayu berkampanya di Pilkada Tangsel 2020 nanti.
• Politik Dinasti di Mata Keponakan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati: Tuhan Tahu Kebenarannya
Pada acara HOT INDONESIA, Minggu (9/8/2020), Sandiaga mengatakan tidak mempermasalahkan keputusan orang-orang yang berasal dari latar belakang keluarga tertentu untuk ikut terjun ke dunia politik.
"Demokrasi dan undang-undang kita terbuka bagi semua warga negara untuk berpartisipasi menentang diskriminasi," kata Sandiaga.
Mantan Wagub DKI Jakarta itu menjelaskan bahwa dalam sistem demokrasi di Indonesia, nantinya setiap rakyat dipersilahkan untuk melihat rekam jejak para kandidat yang akan mereka pilih.
"Saya rasa setiap kandidat baik yang sekarang atau yang sudah lalu Rahayu Saraswati, saya sudah pasti akan memberikan dukungan padanya dalam dunia politik," ujar Sandiaga.
Menurut Sandiaga, Rahayu memiliki kualitas diri untuk terjun dalam Pilkada Tangsel 2020.
"Saya tahu benar kualitas yang dia miliki," ujar Sandiaga.
Sandiaga lalu mengungkit rekam jejak Rahayu sebagai anggota DPR yang membantu para kaum wanita dalam bidang usaha mikro kecil menengah (UMKM).
"Dan semua kualitas yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin di Tangerang Selatan," kata Sandi.
Sandiaga mengatakan dirinya telah diminta langsung untuk menjadi pendukung Rahayu saat masa kampanye Pilkada Tangsel 2020 nanti.
"Saya juga akan melakukan promosi untuknya dalam dua, tiga bulan ke depan," ungkap suami dari Nurasia Uno itu.
Terkait isu nepotisme, Sandiaga mengatakan pada akhirnya keputusan ada di tangan rakyat.
"Sara memiliki kemampuan tetapi rakyat yang akan menentukan apakah dia punya kemampuan atau tidak," kata Sandiaga.