TRIBUNWOW.COM - Polisi masih enggan berkomentar terkait penemuan jasad pria tak dikenal penuh luka tembak di sebuah mobil misterius.
Jasad pria gondrong itu ditemukan oleh warga di dalam sebuah mobil berwarna hitam yang terparkir di tengah jalan di gang Pondok Pesantren Nurul Hidayah, Jalan Alternatif Cikopak, Desa Mulyamekar, Kecamatan Babakancikao, Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020).
Sementara ini hal yang diketahui adalah mobil korban terbukti menggunakan pelat nomor polisi palsu.
• Pembunuh Wanita di Apartemen Depok Tertangkap, Ngaku Teman Dekat hingga Kaki Ditembak karena Melawan
• Penampakan Batu yang Diduga Meteor Jatuh di Rumah Warga, Ada yang Tawar hingga Rp 1 Miliar
Dikutip dari TribunJabar.id, Kamis (6/8/2020), hal tersebut telah dikonfirmasi oleh Kasatlantas Polres Purwakarta, AKP Zanuar Cahyo Wibowo.
"Iya yang benar itu pelat B," ujar Kasatlantas singkat.
Saat ditemukan, pelat nomor yang terpasang di mobil adalah T 1143 AG, namun ketika pelat itu dilepaskan, terpasang pelat nomor lain yakni B 1170 VKH yang merupakan pelat asli mobil itu.
Ketika pengecekan dilakukan lewat sistem pajak di samsat, mobil berwarna hitam itu terdata berwarna putih.
Di dalam mobil itu warga menemukan sebuah jasad pria berambut gondrong penuh luka tembakan bersarang di tubuhnya.
Dugaan sementara, korban yang diperkirakan masih muda itu tewas karena berondongan peluru.
Seorang warga di sekitar yakni Wawan Darmawan (49) mengatakan dirinya sempat melihat mobil tersebut saat hendak pergi salat Subuh.
Namun ia tidak menaruh curiga pada mobil yang terparkir di tengah jalan gang kontrakannya itu.
"Saya saat mau salat Subuh tepat di depan kontrakan ada mobil yang terparkir. Saya santai saja berjalan menuju masjid, ketika pulang dari masjid masih ada mobil itu," ujarnya.
Wawan mengatakan dirinya berangkat ke masjid pukul 04.35 WIB.
Berdasarkan keterangan Wawan, seorang temannya yang juga berangkat ke masjid pada 04.15 WIB belum melihat mobil hitam tersebut.
Diperkirakan dalam kurun waktu 04.15 WIB hingga 04.35 WIB barulah mobil tersebut terpakrir di tengah jalan.