Pilkada Serentak 2020

Kata Pengamat soal Peluang Achmad Purnomo Maju Lawan Gibran: 'Fight-nya' Terlalu Keras

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wawali Solo Achmad Purnomo (kanan), mengaku siap membantu Gibran Rakabuming Raka (kiri) di Pilkada Solo 2020 nanti.

TRIBUNWOW.COM - Pengamat Hukum Tata Negara Universitas Sebelas Maret (UNS), Agus Riwanto, memperkirakan kemungkinan Achmad Purnomo maju dalam Pilkada Solo 2020 sangat kecil.

Pasalnya, Agus menilai Purnomo sebagai politisi yang jawani.

"Menurut saya, kemungkinan itu ada tapi kecil," ungkap Agus, Minggu (2/8/2020), dilansir TribunSolo.

"Itu karena pak Purnomo adalah orang Jawa, politisi Jawa yang sangat jawani," tambahnya.

Punya Hubungan dengan Jokowi, Gerindra Pastikan Dukung Gibran Rakabuming di Pilkada Solo 2020

Agus menyebutkan Purnomo akan mempertimbangkan etika sebelum memutuskan untuk melawan Gibran dalam Pilkada Solo 2020.

Terlebih Achmad Purnomo dan Gibran Rakabuming Raka sama-sama berasal dari PDIP.

Agus pun menilai Purnomo bukanlah sosok petarung.

Purnomo, menurut Agus, akan lebih menerima kenyataan.

"Pak Purnomo punya fatsun (sopan santun), sudah dua periode maju lewat pintu PDI Perjuangan dan tiba-tiba untuk kekuasaan tertentu kemudian membalik arah melalui partai lain."

"Itu tidak akan terlihat dalam diri Pak Purnomo," beber Agus.

"Pak Purnomo bukan petarung, dia lebih menerima kenyataan itu soal idealis."

"Soal usia juga kalau bertanding, fight-nya terlalu keras, Pak Purnomo sudah tidak kuat secara mental," imbuh dia.

Sebelumnya, Achmad Purnomo mengatakan untuk tidak berandai-andai soal keinginan PKS mengusung dirinya untuk maju Pilkada Solo 2020, berpasangan dengan cucu Pakubuwono XII, BRA Putri Woelan Sari Dewi.

"Jangan berandai-andai, pokoknya belum ada tawaran kepada saya," tegas Purnomo, Selasa (28/7/2020), dilansir TribunSolo.

Diketahui, PKS berencana mengusung Achmad Purnomo maju dalam Pilkada Solo 2020.

Halaman
123