TRIBUNWOW.COM - Seorang bocah berusia 8 tahun diculik oleh dua orang di Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (24/7/2020).
Dua penculik tersebut lantas tega menukarkan bocah yang diculik berinisial AAD itu dengan tabung gas 3 kilogram sebanyak 4 buah.
AAD dijadikan jaminan untuk membeli tabung gas elpiji oleh tersangka dan dijanjikan akan kembali lagi.
• Kronologi Bocah di Makassar Diduga Diculik dan Ditukar Tabung Gas, Pelaku Alasan Lupa Bawa Uang
Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, kejadian itu bermula ketika AAD sedang bermain bersama teman-temannya di pos ronda desanya.
Tempat tersebut berada tidak jauh dari rumah korban.
Setelah itu tiba-tiba ada dua orang berboncengan menggunakan sepeda motor menghampiri lokasi kerumunan anak-anak tersebut dan menanyakan beberapa hal tentang pos ronda tersebut.
Nasib malang kemudian dialami oleh AAD yang waktu itu menjadi korban penculikan.
Menurut pengakuan AAD yang diungkapkan oleh sang ibu, Riska Rahmadani, saat penculikan tersebut, korban merasa bingung karena sempat tertidur.
AAD mengaku seingatnya yang membawanya pergi adalah memakai jaket ojek online, tetapi tetapi setelah terbangun adalah memakai jaket levis.
Riska Rahmadani menilai bahwa yang dimaksud tidur oleh anaknya adalah karena pingsan.
Karena AAD menceritakan sempat dipukul dan disumpal saat kejadian penculikan berlangsung.
Hal itu lantaran korban memberontak dengan cara berteriak-teriak dan tidak ingin diam.
Tidak hanya itu, Riska mengatakan berdasarkan pengakuan dari AAD, anaknya tersebut sempat disekap di sebuah rumah kosong.
• Bocah 8 Tahun di Sleman Dihajar Pria Dewasa hingga Pendarahan di Otak karena Tirukan Suara Pelaku
"Anak saya cerita 'tadi ibu saya dibawa sama orang, terus tiba-tiba saya dikasih berhenti di pinggir jalan'," ujar Riska menirkan anaknya, dikutip dari acara Kabar Petang 'tvOne', Senin (27/7/2020).
"Tapi saya sempat tidur, terus tiba-tiba saya lihat yang bonceng berubah jaketnya. Tadi dia pakai jaket warna hijau tiba-tiba dia memakai jaket levis warna biru," ungkapnya.