Mereka juga berencana membangun hotel mewah di Jember.
Kepada pihak PMI Jember, istri Sultan Jember mengaku dari Lumajang.
Alamat yang mereka pakai adalah alamat kantor dan lokasinya tidak ada yang di Jember.
Serah donasi simbolis di depan bupati
Tiga bulan kemudian, Jumat (6/12/2020) HW dan RHN menyerahkan bantuan secara simbolis di depan Bupati Jember Faida dan Ketua PMI Jawa Timur Imam Utomo S.
Penyerahan donasi secara simbolis itu diikuti dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dana hibah antara PMI Jember sebagai penerima dan dengan PT DEC sebagai pemberi bantuan dana.
"MoU tersebut disaksikan oleh Bupati Jember Faida dan Ketua PMI Jawa Timur Imam Utomo S," kata Humas PMI Jember Ghufron Eviyan Efendi, Sabtu (18/7/2020).
keesokan harinya, Sultan Jember dan istrinya menjadi tamu istimewa di Upacara Peringatan Hari Sukarelawan PMI tingkat Jawa Timur di Alun-alun Jember.
Setelah acara tersebut, PMI Kota Jember masih berkomunikasi hingga Februari 2020.
Bahkan sang sultan sempat meminta gambar bangunan klinik dan rumah sakit yang hendak dibangun.
• Terlanjur Bayar Tempat untuk Pindah, Ashanty Cari Calon Pembeli Istana Cinere yang Diduga Menipu
Setelah itu, pihak PMI Jember tak terlalu instens berkomunikasi karena sibuk mengurusi pandemi Covid-19.
Walaupun telah memberikan bantuan secara simbolis, donasi Rp 16 miliar tersebut tak pernah diberikan.
Ghufron sendiri mengaku tak menyangka pasangan suami istri itu membohongi mereka.
Walaupun merasa ditipu, Ghufron mengaku, PMI Jember tak melaporkan kasus ini kepada polisi.
Sebab, mereka tak merasa dirugikan dengan tindakan pasangan suami istri itu.
"PMI tidak melaporkan karena dinilai tidak merugikan. Namun, karena ada banyak pertanyaan dari warga, akhirnya PMI memberikan penjelasan terkait donasi tersebut," kata Ghufron.