Ivan menuturkan pada hari Minggu, ayahnya kembali mengeluhkan sakit, namun enggan diperiksakan ke dokter.
"Nah, tadi masih sakit lagi, terus mama suruh ke dokter, papa 'Entar-entar dulu deh entar dulu' gitu," ujar Ivan.
Akhirnya, Ibunda Ivan pun berhasil membawa sang ayah ke rumah sakit.
Namun, saat di rumah sakit itulah tiba-tiba kondisi sang ayah memburuk hingga akhirnya meninggal dunia.
"Terus akhirnya sore-sore ke dokter sama papa, sampai di rumah sakit lewat gitu," ujar Ivan.
Saat ditanya mengenai waktu kematian sang ayah, Ivan menuturkan bahwa ia dihubungi ibunya sekitar pukul 17.00 WIB.
"Tadi mungkin ke rumah sakitnya sekitar jam 4an ya. Mama sih telepon aku sekitar setengah lima-an," ujar Ivan.
"Kebetulan aku lagi ada di butik, jadi ya, aku sampai rumah sakit papa udah nggak ada," tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Ivan kemudian menuturkan bahwa sang ayah memiliki riawat penyakit jantung.
Ayahnya bahkan sudah memasang ring di beberapa bagian jantungnya dan tidak ada masalah selam bertahun-tahun.
"Kalau riwayat sakit, papa punya (penyakit) jantung," terang Ivan.
"Tapi udah puluhan tahun baik-baik aja," imbuhnya.
Ivan kemudian mengucapkan syukur karena sang ayah juga dinyatakan tidak terinfeksi Virus Corona karena kerap menghabiskan waktunya di rumah selama pandemi.
"Selama Covid kemarin juga banyak menghabiskan waktunya di rumah, jadi ya alhamdulilah," ucap Ivan.
"Tadi pas di rumah sakit juga kan, setelah papa pergi ada pengecekan Covid, tapi alhamdulilah papa non reaktif, jadi ya itu bikin kita sekeluarga juga lega sih," paparnya.
Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke-04:13:
(TribunWow.com)