Virus Corona

7 RS Rujukan Covid-19 di Sidoarjo Penuh dan Tak Terima Pasien, Akhirnya Dirujuk ke RS di Surabaya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ratusan warga mengikuti rapid test dan swab test Covid-19 massal gratis yang digelar Pemkot Surabaya bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) RI, di halaman Gedung Siola, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (29/5/2020).

TRIBUNWOW.COM - Setidaknya ada tujuh rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur mengalami overload atau sudah melebihi batas kapasitas normal.

Dilansir TribunWow.com, kondisi tersebut terjadi lantaran pasien kasus Covid-19 di Sidoarjo khususnya terus bertambah.

Dan sebaliknya kapasitas dari rumah sakit atau fasilitas kesehatan hanya memiliki jumlah yang terbatas.

Peta persebaran Virus Corona di Jawa Timur per Jumat (5/6/2020). (laman Covid-19 Jawa Timur/infocovid19.jatimprov.go.id)

Sentil Jiwa Bonek, Keluarga TNI AD Jatim Kecewa pada Warga Surabaya: Risma Teriak Itu Nggak Cukup

Update terbaru hingga Kamis (2/7/2020), kasus Corona di Sidoarjo mencapai 1.704 kasus, dan masuk dalam zona merah.

Dikutip dari acara Kabar Khusus 'TV One', Kamis (2/7/2020), ketujuh rumah sakit tersebut di antaranya adalah RSUD Sidoarjo, RS Mitra Keluarga Waru, RS Siti Khodijah Taman, RS Anwar Medika Kriyan, RS Siti Hajar Sidoarjo, dan RS Pusdik Gasum Porong.

Atas dasar itu, ketujuh rumah sakit rujukan Covid-19 itu sudah tidak lagi menerima pasien baru untuk sementara waktu.

Hal itu lantaran ruang isolasi khusus untuk merawat Pasien Covid-19 sudah dipastikan penuh.

Kini ketujuh rumah sakit tersebut masih fokus untuk menyembuhkan pasien yang sudah ditangani sejak beberapa waktu lalu.

Sementara itu untuk pasien baru Covid-19 akan dilarikan atau dirujuk ke rumah sakit rujukan di Surabaya, Malang, Madiun, atau daerah lain.

Kondisi tersebut juga diakui oleh Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, Syaf Satriawarman.

Dirinya mengatakan untuk menyikapi kondisi tersebut, pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah mendatangkan dua mobil laboratorium PCR.

Dengan harapan bisa digunakan untuk segera melakukan pemeriksaan kepada pasien Covid-19.

Supaya hasil pemeriksaan bisa lebih cepat keluar.

Akhirnya Risma Buka Suara soal Aksi Sujud di Kaki Dokter: Saya adalah Jenderal Perangnya di Surabaya

Dengan begitu pasien yang sudah dinyatakan negatif maka bisa langsung dipulangkan, supaya bisa ditempati oleh pasien lain.

"Jadi memang tujuh rumah sakit kami saat ini sedang kondisinya penuh semua," ujar Syaf Satriawarman.

Halaman
12