Terkini Nasional

Sebut Serangan John Kei Tak Mungkin Spontanitas, Tubagus: Pengalaman Saya Hampir Tidak Pernah

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rekonstruksi penyerangan rumah Nus Kei oleh anggota John Kei di Cluster Australia, kawasan Green Lake City, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (24/6/2020).

TRIBUNWOW.COM - Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat menyebutkan sudah ada perencanaan matang dalam serangan yang dilakukan kelompok John Kei.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam acara Rosi di Kompas TV, Kamis (25/6/2020).

Seperti diketahui, John Kei dan 29 anak buahnya ditangkap atas penyerangan rumah milik Nus Kei di Perumahan Green Lake City, Cipondoh, Tangerang, Minggu (21/6/2020).

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat mengungkapkan sikap loyalitas yang dimiliki anak buah terhadap John Kei, dalam acara Rosi, Kamis (25/6/2020). (Capture YouTube Kompas TV)

Nus Kei Ngaku Sering Dapat Ancaman dari John Kei sebelum Penyerangan: Saya Tak Berpikir Itu Terjadi

Selain itu, pembacokan terhadap anak buah Nus Kei di Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat pada hari yang sama juga diduga didalangi kelompok ini.

Tubagus mengungkapkan sebelumnya ada beberapa kali pertemuan sebelum penyerangan.

"Pelaksanaan rapat itu dilaksanakan berulang kali dan terjadi di tiga tempat," ungkap Tubagus Ade Hidayat.

"Jadi bukan hanya sekali," lanjutnya.

Ia menerangkan dalam pembuktian harus ditemukan kesesuaian alat bukti.

Alat bukti tersebut kemudian menjadi petunjuk untuk menelusuri motif dan kronologi kejadian.

Menurut Tubagus, hal itu penting untuk melihat keterlibatan John Kei dalam penyerangan rumah milik Nus Kei.

"Bagaimana dengan hanya seperti itu kemudian John Kei masuk? Kalau dalam menangani satu peristiwa pidana, itu ada alat bukti yang disebut sebagai petunjuk," kata Tubagus.

"Bukti petunjuk boleh dibilang bukti tidak langsung, indirect evidence, akan tetapi merupakan kesesuaian dari semua tahapan alat bukti," paparnya.

Presenter Rosiana Silalahi meminta pemaparan itu diperjelas.

Ia menyinggung sempat ada pesan singkat aplikasi WhatsApp John Kei kepada sang paman, Nus Kei.

"Misalkan ada pesan WhatsApp antara John Kei dengan pamannya, Nus Kei, berisi ancaman pembunuhan, apakah itu termasuk kesesuaian?" tanya Rosi.

Kuasa Hukum John Kei Bantah Kliennya yang Suruh Anak Buah Serang Nus Kei: Ini karena Sama-sama Kei

Halaman
1234