Terkini Daerah

Kondisi Terkini Pencarian Korban Kapal 'Mancing Mania' Terbalik di Laut Padang: 3 Orang Masih Hilang

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tim SAR Padang melakukan evakuasi terhadap korban kapal mancing mania yang tenggelam di perairan kota Padang, Senin (22/6/2020)

TRIBUNWOW.COM - Kepala Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Kota Padang, Asnedi mengungkap kondisi terkini pencarian korban kapal 'mancing mania' terbalik di perairan Pulau Pisang Gadang, Kota Padang, Sumatera Barat pada Minggu (21/6/2020).

Sebagaimana diketahui dari 13 rombongan di dalam kapal, 10 di antaranya sudah berhasil dievakuasi.

Sedangkan tiga orang lainnya masih dalam pencarian.

Tangis haru dari korban yang selamat dari kapal terbalik di Padang saat bertemu teman lainnya serta keluarga, Senin (22/6/2020). (TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR)

Mengapung di Atas Kapal Terbalik sampai 13 Jam, Korban Selamat Mancing Mania: Tidak Henti Berdoa

Dikutip TribunWow.com dari Tribun Padang pada Selasa (23/6/2020), Badan SAR Nasional (Basarnas) Padang masih melanjutkan pencarian untuk mencari tiga korban lainnya.

Pencarian sudah dilakukan sejak laporan masuk pada minggu hingga Senin kemarin.

Pencarian itu mengunakan kapal KN SAR Yudhistira 227, RIB 02, dan perahu karet.

"Kemarin ditemukan sembilan, dan satu orang ditemukan oleh nelayan," jelas Asnedi, Selasa (23/6/2020).

Dari 10 orang yang ditemukan itu semuanya dalam keadaan selamat.

Sedangkan pada hari Selasa belum ada tambahan penemuan korban lagi.

"Baru pagi hari ini tim bergerak melakukan pencarian sekitar pukul 07.00 WIB, hari ini kita kembali mengerahkan KN SAR Yudhistira 227, RIB 02, dan perahu karet," sambungnya.

VIDEO Detik-detik Evakuasi Kru Kapal Mancing Mania yang Karam, Korban: Semalaman Mengapung di Laut

Akibatnya kini personel TNI AL ikut mencari korban lokasi.

Mereka fokus mencari ke lokasi terbaliknya kapal dan menyisir ke arah Tenggara.

"Tiga orang lagi yang belum ditemukan, untuk data nama siapa saja yang hilang belum ada," jelas Asnedi.

Asnedi mengatakan bahwa rombongan itu merupakan kelompok pecinta memancing yang hendak menuju Pulau Toran.

Awalnya, mereka terbagi menjadi dua kapal.

Halaman
1234