Terkini Internasional

Pelaku Penusukan di Forbury Gardens Tertangkap, Pemerintah Inggris Kerahkan Intelejen untuk Selidiki

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Claudia Noventa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Pembunuhan. Teror penusukan terjadi di Forbury Gardens, Reading, Inggris, Sabtu (20/6/2020), sekitar pukul 19.00 waktu setempat.

TRIBUNWOW.COM - Pelaku teror penusukan yang terjadi di Forbury Gardens, Reading, Inggris, telah diamankan, pihak kepolisian dan intelejen akan mulai melakukan penyelidikan.

Pelaku adalah Khairi Saadallah (25) seorang pria yang diduga berasal dari Libya.

Ia ternyata sudah menjadi perhatian biro intelejen Inggris MI5 sejak tahun 2019.

Polisi akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait pelaku dengan mendalami keterkaitannya terhadap jaringan terorisme.

Ilustrasi taman. Teror penusukan terjadi di Forbury Gardens, Reading, Inggris, Sabtu (20/6/2020), sekitar pukul 19.00 waktu setempat.(voanews.com)

Teror Penusukan Terjadi di Forbury Gardens Inggris, Akibatkan 3 Orang Tewas, Berikut Penuturan Saksi

Dilansir bbc.com, Senin (22/6/2020), pembunuhan yang mengerikan pada hari Sabtu mungkin merupakan contoh lain dari apa yang oleh kepala keamanan sebut sebagai serangan "aktor tunggal" di mana seorang individu mengubah keyakinan ekstremis menjadi tindakan pembunuhan.

Pada November tahun lalu, tingkat ancaman terorisme di Inggris telah berkurang dari status "parah" menjadi "substansial".

Hal ini berarti bahwa kemungkinan tetap ada tetapi tidak ada risiko secara langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Sejak itu, sudah ada tiga insiden besar di mana dua orang tewas.

Dua dari serangan itu dilakukan oleh lakon tunggal teroris.

Hari ini, para detektif akan mengintrogasi tersangka dan mereka akan memulai sebuah operasi besar.

Analis elektronik akan menyelidiki akun media sosial apa pun yang terhubung dengan tersangka.

Petugas juga akan menjaring setiap panggilan telepon dan pesan singkat selama bertahun-tahun, mencari kontak dengan para ekstremis.

Petugas intelijen di MI5 akan meninjau file kasus terbuka dan tertutup mereka pada apa yang disebut subyek yang menarik atau dicurigai.

Dari penyelidikan tersebut sebuah pola akan terbentuk untuk menemukan motif tersangka.

Namun, apa yang menyebabkan serangan itu mungkin sangat sulit diidentifikasi.

Berhasil di Inggris, Benarkah Dexamethasone Mampu Obati Covid-19? Ini Penjelasan dr Erlina Burhan

Halaman
123