TRIBUNWOW.COM - Sebuah mobil Pajero Sport di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) tidak bertanggungjawab setelah menabrak pengendara lain, yakni pengendara sepeda motor.
Mobil Pajero Sport berpelat nomor DA 1689 BV itu tidak langsung berhenti namun justru tetap melaju.
Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com, menurut keterangan saksi yang ada di tempat kejadian, Adi mengatakan padahal pengemudi Pajero Sport berinisial FW (28) sudah dimintai untuk berhenti supaya tanggung jawab.
• Kronologi Pengendara Motor Tewas setelah Tersangkut Benang Layangan lalu Tabrak Alat Berat di Bali
Namun karena malah kabur, Adi mengaku mendapatkan permintaan tolong dari korban untuk mengejar pelakunya tersebut.
Karena merasa kasihan, Adi akhirnya melakukan pengejaran kepada mobil Pajero Sport berwarna hitam tersebut.
"Dia nabrak orang di sana tapi tidak bertanggungjawab. Kepada saya, korban meminta tolong untuk mengejar pengemudi mobil itu," ujar Adi.
Dalam pengejarannya itu, beberapa pengendara lain juga ikut bergabung untuk membantu.
Bukan berhenti, FW justru menambah kecepatannya.
Hal itu membuat para pengejar semakin merasa emosi dengan sikap FW.
Sudah beberapa kali FW dipaksa untuk menginjak pedal remnya supaya berhenti, namun tidak digubris.
Beberapa kali juga kaca jendela mobil Pajero Sport digedor oleh para pengejar.
Karena saking cepatnya, Pajero Sport itu menyerempet pengendara lain di Jalan Hasan Basri, tepatnya saat sampai di dekat Bundaran kayu Tinggi, Banjarmasin Utara.
• Demi Makan dan Bayar Utang, SPG di Surabaya Gasak Lalu Gadaikan Motor Teman, Alasannya Pinjam
"Ketika dikejar tidak melambat, malah semakin laju, sudah coba diketuk jendela mobilnya supaya berhenti tidak digubris, artinya kan niat tidak baik," jelas Adi.
Aksi kejar-kejaran itu akhirnya berhenti setelah mobil Pajero Sport tidak lagi bisa melaju karena terjebak sebuah bus yang sedang berhenti di lampu merah Jalan S Parman.
Lokasi tersebut tidak jauh dari Mapolda Kalimantan Selatan.