Sementara itu, Lurah Jajar, Jati Utama sudah mengetahui adanya keluarga miskin yang tinggal di wilayahnya tersebut.
Ia mengaku sempat mengajukan bantuan untuk Agus, namun terhalang proses administrasi.
Pasalnya, Agus masih masuk dalam kartu keluarga dari pihak ibunya, sehingga tidak bisa dicatat sebagai keluarga penerima bantuan secara terpisah.
"Sebenarnya saya ingin mengajukan sembako buat dia. Tapi dilihat status KK-nya kok penduduk Kerten masih jadi satu sama ibunya (Agus). Dan, ibunya di Kerten itu dapat BST (bantuan sosial tunai)," terang Jati Utama. (TribunWow.com)
Artikel ini merupakan olahan dari Kompas.com dengan judul "Kisah Satu Keluarga di Solo 5 Tahun Tinggal di Bekas Gudang Es, Tak Layak Huni dan Angker", dan Tribunsolo.com dengan judul "5 Tahun Tinggal di Bekas Pabrik Es, Keluarga di Solo Ini Cuma Andalkan Aki Jadi Sumber Listrik"