Virus Corona

Klaim Mampu Sembuhkan Virus Corona dengan Cium Tangan, Tokoh Suci di India Meninggal Terpapar Covid

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI Virus Corona/Covid-19 - Seorang tokoh spiritual di India meninggal setelah dinyatakan positif terpapar Virus Corona.

TRIBUNWOW.COM - Seorang tokoh spiritual di India meninggal setelah dinyatakan positif terpapar Virus Corona.

Ironisnya, pria tersebut sebelumnya mengaku bisa menyembuhkan Covid-19 dan sempat membuka praktek untuk para pasien terkonfirmasi.

Tak hanya mampu menyembuhkan Covid-19, Tantrik tersebut juga mengaku bisa menghilangkan segala masalah hanya dengan cara mencium tangan pasien.

Namun pria tersebut malah meninggal setelah sehari sebelumnya diumumkan menderita penyakit yang dikatakan bisa disembuhkannya tersebut.

Ilustrasi kondisi pandemi di India. Warga India takut kekurangan barang hingga padati toko dan apotik. (AFP)

Kisah Satu Keluarga Besar di India yang Terjangkit Virus Corona, Sempat Sangkal Gejala Covid-19

Dilansir The Times of India, Jumat (12/6/2020), orang suci dari Ratlam, Madhya Pradesh, India tersebut diketahui telah membuka praktek penyembuhan sementara waktu.

Ia dikenal oleh masyarakat karena mengklaim mampu mengusir Covid-19 dari para penderita dan mampu menghilangkan segala masalah hidup yang diderita.

Anehnya, praktek penyembuhan tersebut dilakukan hanya dengan mencium tangan para pengikutnya.

Tak disangka-sangka, petugas kesehatan malah menemukan kenyataan mengejutkan saat melakukan tes Covid-19 pada pria tersebut.

Dari hasil tes yang dilaksanakan, Tantrik tersebut kemudian dinyatakan positif terpapar Virus Corona pada Rabu (3/6/2020).

Ia kemudian meninggal keesokan harinya setelah menderita sejumlah gejala.

Dampak Pandemi Virus Corona, India Alami Krisis Pembalut Wanita

Menanggapi kejadian tersebut, satuan tugas Covid-19 India bergegas melakukan penelusuran kontak dan melakukan tes pada sekurnag-kurangnya 40 sampel swab.

Melalui hasil penyelidikan petugas, pria tersebut ternyata telah menularkan Covid-19 yang dideritanya kepada setidaknya 20 orang selama membuka praktek.

"20 orang dari mereka, termasuk 7 orang keluarganya telah dinyatakan positif. Laporan lain masih menyusul," ungkap petugas pemeriksa sampel swab, Ruchika Chouhan.

Ia memperingatkan agar warga India tidak mudah percaya pada klaim penyembuhan virus yang tidak benar semacam itu.

Menindak lanjuti penemuan tersebut, pemerintah daerah sekitar wilayah itu langsung melakukan isolasi pada sekitar 29 orang terkait.

Halaman
12