Virus Corona

Soal Kesiapan Hadapi New Normal, dr. Tirta Soroti Dua Hal: Seperti 10 Tahun Lalu, Harus Siap

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dokter Tirta dalam forum Dua Sisi, Kamis (11/6/2020). Dokter Tirta Mandira Hudhi menyebut semua pihak khususnya masyarakat harus siap dengan normal baru.

Karena itu, dr. Tirta menegaskan apapun yang terjadi masyarakat harus siap degan new normal.

"Ini sama seperti edukasi 10 tahun lalu mengenai pentingnya memakai helm di jalan, kayak kalau siang lampu harus nyala, tapi itu kan proses ya, nah sekarang kita lakukan itu dalam waktu yang sangat cepat, kita berlomba dengan waktu," tutur dr. Trita.

"Jadi kalau disebut siap enggak siap, saya memandang ya harus siap, apapun yang terjadi," tambahnya.

Lebih lanjut, dr. Tirta menyoroti isu-isu yang menyudutkan tenaga kesehatan.

Pihaknya menegaskan, tenaga kesehatan dan relawan akan terus berada di garda depan untuk mendukung penanganan Virus Corona.

Karena itu, ia menyampaikan bahwa tenaga kesehatan pastinya akan selalu selaras dengan pemerintah.

Kritik yang Kurang dari Istilah New Normal, Pandu Riono Sebut Membingungkan: Kata New Gak Didengar

"Terus yang kedua, saya pribadi dan Nakes menyorioti isu-isu yang menyudutkan Nakes," tutur dr. Tirta.

"Saya clearkan, bahwa Nakes dan relawan akan terus mendukung dalam proses penyembuhan dan pencegahan infeksi Covid apapun risikonya," tambahnya.

"Rata-rata akan selaras dengan kebijakan pemerintah," sambungnya.

Selain itu ia menambahkan proses menuju new normal juga bersifat dinamis.

Artinya, satu wilayah yang telah menjalankan transisi menuju new normal bisa saja kembali pada PSBB bila memang angka penularannya naik.

Karena itu, dibutuhkan keselarasan antara tiga elemen yakni, pemerintah, masyarkat dan tenaga kesehatan.

"Dan ini sifatnya dinamis, misalkan daerah A sudah normal baru tiba-tiba naik, dinamis ya PSBB lagi," ujar dr. Tirta.

"Jadi di sini kembalilah namanya kegotong royongan mandiri, mengembalikan kesadaran ke threeangle, pemerintah pusat, masyarakat, dan Nakes," tuntasnya.

Simak videonya mulai dari awal:

(TribunWow.com/Rilo)