Virus Corona

Alasan Utama Risma Minta PSBB Surabaya Diakhiri: Kalau Mal Terus Sepi Pegawainya Bisa Dipecat

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Claudia Noventa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Risma beserta jajarannya akan mengusulkan agar PSBB Surabaya tidak dilanjutkan, Minggu (7/6/2020).

Di lain kesempatan, Risma sempat mengungkapkan bahwa kondisi penularan Virus Corona di Surabaya, Jawa Timur sebenarnya masih bisa dikendalikan.

Namun ia beserta jajarannya terus berpacu untuk melakukan tes dan menangani pasien terinfeksi.

Hal ini dilakukan karena adanya target yang ditetapkan pemerintah dengan tujuan agar perekonomian masyarakat di Surabaya dapat kembali berlangsung lancar.

Dilansir KompasTV, Senin (1/6/2020), Risma awalnya mengaku telah memberikan pengertian pada warganya bahwa saat ini mereka diibaratkan tengah berperang melawan pandemi.

Risma mengingatkan bahwa dulu Surabaya yang disebut kota pahlawan tersebut telah berhasil mengalahkan penjajah.

Padahal saat itu, peralatan dan senjata tempur yang dimiliki sangat tidak memadai.

"Terus terang saya juga sampaikan hal ini kepada warga Surabaya bahwa saat ini kita sedang berperang dan kita sudah membuktikan beberapa tahun yang lalu, tahun 1945 bahwa kita bisa memenangkan pertempuran itu meskipun kita punya keterbatasan peralatan dan sebagainya," ujar Risma.

"Tapi berkat semangat dan daya juang akhirnya kita bisa memenangkan pertempuran saat itu," imbuhnya.

Risma kemudian menyinggung mengenai kondisi penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya yang sering diberitakan memiliki tingkat kasus yang tinggi.

Bahkan, ada kekhawatiran yang menyebutkan bahwa Surabaya bisa menjadi episentrum penyebaran Covid-19 seperti Kota Wuhan, China.

Namun menurut data yang dimilikinya, Risma mengungkapkan bahwa sebenarnya, kondisi pandemi di Surabaya masih dalam taraf yang bisa dikontrol.

Akan tetapi, demi mengejar target agar penularan tidak terus berlanjut, pemerintah kota terus berpacu untuk menangani pandemi di Surabaya secara cepat.

"Kalau saya melihat data sebetulnya masih terkendali, cuma karena ada target-target yang ingin kita capai supaya kehidupan perekonomian kita normal, maka memang saya butuh treatment yang sangat cepat, untuk menyelesaikan permasalah ini," tuturnya.

Jajaran Gugus Tugas dan Pemerintah Kota Surbaya telah berhasil memetakan data dan pola penyebaran virus di wilayahnya.

Oleh karenanya, saat ini pemkot tinggal melakukan eksekusi untuk menanggulangi virus tersebut secara tepat dan cepat.

Halaman
123