TRIBUNWOW.COM - Sebuah helikopter milik Penerbad (Penerbangan TNI AD) jatuh di kawasan industri di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (6/6/2020).
Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 14.20 WIB.
Dilansir oleh TribunJateng.com, seorang saksi mata bernama Abdul Kadir (34) membeberkan kronologi peristiwa tersebut.
• Cerita Saksi Mata sebelum Helikopter TNI AD Meledak, Dengar Suara Minta Tolong dari Para Prajurit
• Saksi Mata Ungkap Detik-detik Helikopter TNI AD yang Jatuh di Kendal, Sebut Semakin Terbang Rendah
Abdul menceritakan, awalnya ia melihat helikopter yang baru saja mendarat itu terbang dari arah barat.
Namun, tak berselang lama, kendaraan militer itu terbang rendah lalu terhempas ke tanah.
"Seperti mau mendarat tapi tiba-tiba langsung terhempas ke bawah," kata Abdul Kadir, Sabtu (6/6/2020).
"Langsung jatuh ke bawah dan terpental dua kali," tambahnya.
Setelah mendapati kejadian yang terjadi di depan matanya, ia dan temannya mendekat ke lokasi kejadian.
Abdul mengatakan dirinya melihat tujuh orang yang terluka.
Korban disebut olehnya mengalami patah tulang dan juga luka bakar.
"Ada sekitar tujuh orang yang saya lihat, sebagian besar mengalami patah tulang, ada juga yang mengalami luka bakar," terangnya.
• BREAKING NEWS - Helikopter Penerbad Jatuh di Kaliwungu Kendal, 3 Orang Dikabarkan Meninggal
• 4 Jenazah Prajurit TNI yang Jadi Korban Helikopter Jatuh di Papua Dilepas Kapolri dan Panglima TNI
Tujuh orang korban tersebut terpental dari helikopter.
Tak berapa lama, suara meminta tolong pun bersahutan.
Kadir lalu berusaha menyelamatkan korban dengan peralatan yang ada.
Sementara itu api terus membesar di helipkoter.