Terkini Daerah

Viral Wanita Naik Kap Mobil Ambulans, Keluarga Menolak Ibu Disebut PDP Corona: Swab Negatif

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Viral wanita naik kap mobil ambulans karena menolak jenazah ibunya dimakamkan dengan protap Covid-19, ditayangkan Kamis (4/6/2020).

"Jenazah almarhumah sudah tidak tepat lagi berada di pekuburan khusus Covid," kata Andi.

"Sedangkan beliau sudah dinyatakan tidak Covid, dibuktikan dengan hasil swab yang negatif," lanjutnya.

Sementara itu, pihak Gugus Tugas Covid-19 menyebutkan belum dapat memenuhi permintaan pihak keluarga.

Situasi pandemi yang masih terjadi membuat protokol pemindahan jenazah sulit dilakukan.

Hal tersebut disampaikan Asisten Operasi Tim Gugus Tugas Covid-19 Sulsel Kolonel Inf Eden Chandra.

"Belum bisa dilakukan, karena kita mengantisipasi jangan sampai ini menimbulkan permasalahan baru yang penanganannya akan menyulitkan," jelas Eden Chandra.

Ia menyebutkan permintaan pihak keluarga akan dipertimbangkan sesuai situasi pandemi Covid-19.

"Kita bukan melarang, tidak, tetapi kita melihat dulu perkembangan penyebaran Covid ini bagaimana," papar Eden.

"Nanti juga pasti ada kebijakan baru dari pemerintah," tambahnya.

Keluarga Jemput Paksa Jenazah PDP Corona hingga Rusak RS, Jubir Minta Maaf: Terpaksa Tanpa Protokol

Lihat videonya mulai menit awal:

Viral Keluarga Nekat Dobrak RS Ambil Paksa Jenazah PDP Corona

Keluarga pasien dalam pengawasan (PDP) Virus Corona (Covid-19) mengambil paksa jenazah pasien tersebut dari Rumah Sakit Pancaran Kasih Manado, Sulawesi Utara, Senin (1/6/2020).

Dilansir TribunWow.com, keluarga dan warga setempat mendobrak masuk ruang jenazah rumah sakit tersebut.

Mereka nekat mengambil paksa jenazah PDP untuk dapat disemayamkan di rumah keluarganya.

• Di Rumah Sakit yang Sama, Terjadi Lagi Keluarga Pasien PDP di Manado Tolak Protap Pemakaman Covid-19

Mereka juga menolak jenazah PDP itu dimakamkan dengan protokol kesehatan.

Halaman
123