Virus Corona

Soroti 3 Provinsi dengan Angka Penularan Corona Tinggi, Jokowi Minta Gugus Tugas Konsentrasi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat peninjauan persiapan New Normal di Summarecon Mall Bekasi pada Selasa (26/5/2020).

Sementara itu, Kalimantan Selatan memiliki kasus baru sebanyak 109 orang dan menjadi penamabahan tertinggi secara nasional. 

Dengan begitu total kasus di Kalimantan Selatan mencapai 1.142 per Kamis (4/6/2020).

Jokowi berharap tiga provinsi tersebut dapat dikendalikan penyebaran kasusnya.

"Tolong ini dijadikan perhatian khusus sehingga angka penyebarannya bisa kita tekan lebih turun lagi," pinta Jokowi.

Orang nomor satu di Indonesia itu kemudian menyinggung soal pengujian spesimen.

Dirinya memberikan apresiasi lantaran pengujian spesimen sudah mampu melampaui target.

Sebelumnya Jokowi menargetkan adanya pengetesan sebanyak 10 ribu sampel per harinya.

Menurutnya, target selanjutnya adalah 20 ribu pengetesan setiap harinya.

Semakin banyak dilakukan pengetesan maka semakin banyak juga kasus baru yang akan ditemukan.

"Kemudian untuk pengujian spesimen, saya kira saya menyampaikan terima kasih bahwa target pengujian spasimen yang dulu saya targetkan 10 ribu ini sudah terlampaui dan saya harapkan target berikutnya ke depan adalah 20 ribu per hari," kata Jokowi.

Jokowi Targetkan Uji Spesimen 20 Ribu per Hari, Menko PMK: Ada Rekrutmen Sukarelawan Besar-besaran

Selain pengujian spesimen, Jokowi juga berharap terus dilakukan pelacakan secara agresif.

"Dan sekali lagi saya minta untuk pelacakan secara agresif dilakukan lebih agresif lagi dengan menggunakan bantuan sistem tekhnologi telekomunikasi dan bukan dengan cara-cara konvensional lagi," pungkasnya.

Simak videonya mulai menit ke-1.27:

 

Jokowi Targetkan Uji Spesimen 20 Ribu per Hari

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah tengah mempercepat tes uji spesimen untuk mendeteksi Virus Corona.

Hal itu disampaikan Muhadjir Effendy seusai rapat terbatas (ratas) penananganan Covid-19, Kamis (4/6/2020).

Halaman
123