Apalagi kalau misalnya hanya karena kekhawatiran dan ketakutan besok kalau listrik abis gimana, besok kalau gasnya abis gimana, kalau anak sakit gimana.
Toh semua belum terjadi, jadi bisa mengukur sejauh mana keyakinan Anda, kebutuhan itu belum juga ada di hadapaan kita masih mungkin besok.
Sedangkan perintah itu harus dikeluarkan dan uang ada di tangan kita.
• Tanya Ustaz: Berdosakah Mudik di Tengah Wabah Covid-19, Bagaimana Hukumnya?
• Tanya Ustaz: Kapan Waktu yang Paling Baik untuk Bayar Zakat Fitrah di Bulan Ramadan?
• Tanya Ustaz: Kapan Waktu yang Paling Baik untuk Bayar Zakat Fitrah di Bulan Ramadan?
Jadi menurut saya, bayarkan sembari tanamkan kuat dalam hati Anda, ketika kita penuhi perintah Allah SWT, nanti Allah yang akan menjamin kebutuhan Anda esok hari.
Sebagaimana juga Anda mendapatkan uang itu dari seseorang yang mungkin tidak Anda duga sebelumnya, tahu-tahu rezeki itu datang.
Kenapa kita tidak punya keyakinan yang serupa, bahwa rezeki ini datang karena Allah SWT menggerakan hati saudara kita agar kita bisa membayar zakat, bisa menunaikan kewajiban, menggenapi kewajiban Ramadan, yang nanti kalau kita penuhi Allah akan berikan rezeki yang lain.
Bisa berupa uang pengganti, atau juga yang lain, berupa kesehatan, berupa ketenangan perasaan, atau bahkan rezeki yang kita dapatkan dari arah yang tidak kita duga.
Jadi, menurut saya, zakat tunaikan, bismillah, tawakal kepada Allah, InsyaAllah akan Allah ganti yang lebih baik.
Wahid Ahmadi
Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Tengah
Kirim pertanyaan Anda seputar puasa Ramadan dan Idul Fitri lewat pesan via WhatsApp ke 081-326-459-919.
Identitas pengirim, nama, dan nomor HP tidak kami publikasikan. (TribunWow.com)