Virus Corona

Bupati Ogan Ilir Pecat 109 Tenaga Medis karena Mogok Kerja 5 Hari: Kita Cari yang Baru

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bupati Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam, menjelaskan alasan memecat 109 tenaga medis karena dianggap terlalu banyak menuntut, Kamis (21/5/2020).

TRIBUNWOW.COM - Sebanyak 109 tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ogan Ilir, Sumatera Selatan mendapat pemecetan dari Bupati setempat, Ilyas Panji Alam.

Dilansir TribunWow.com dalam tayangan KompasTV, Jumat (22/5/2020), pemecatan tersebut dilakukan setelah 109 tenaga medis melakukan aksi mogok kerja selama 5 hari.

Hal itu sebelumnya juga dilatarbelakangi oleh tidak dipenuhinya beberapa tuntutannya.

Tuntutan tersebut berupa uang lelah atau isentif, rumah singgah, dan penyediaan alat pelindung diri (APD).

Perwakilan tenaga medis RSUD Ogan Ilir yang mogok kerja sejak Jumat (15/05/2020) diterima anggota komisi IV DPRD Ogan Ilir, Senin (18/5/2020). Mereka pun mengadukan alasan mereka mogok kerja ke DPRD. (KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNG)

Bupati Ogan Ilir Pecat 109 Tenaga Medis RSUD, Jubir Gugus Tugas Bantah soal Ketiadaan Fasilitas

Namun menurut Bupati Ilyas, tuntutan yang disuarakan oleh mereka sudah dipenuhi dan memang sudah disediakan.

Oleh karena itu, Ilyas menyebut bahwa apa yang dilakukan oleh para tenaga medis tersebut mengada-ada.

Bahkan Ilyas mengibaratkan sikap yang ditunjukkan oleh mereka adalah sebagai desersi.

Sebutan disersi merupakan istilah yang dipakai dalam dunia militer yang berarti meninggalkan dinas ketentaraan.

Dirinya lantas menyindir bahwa bahwa mereka juga belum bekerja dalam menangani pasien Virus Corona.

"Kalau dalam militer, itu desersi," ujar Ilyas.

"Apa yang mereka tuntut? Itu mengada-ada," tegasnya.

"Insentif sudah ada, mereka kerja juga belum kok," sambungnya.

"Baru datang pasien Corona sudah bubar, enggak mau masuk, gimana?"

Aa Gym Luapkan Kemarahan dan Kekecewaan atas Sikap Masyarakat terkait Corona: Ini sedang Jengkel

Dengan kondisi tersebut, Ilyas memastikan bahwa pelayanan kesehatan di RSUD Ogan Ilir tidak terganggu, termasuk untuk penanganan kasus Corona.

RSUD Ogan Ilir tetap melakukan aktivitas secara normal dengan mengandalkan tenaga medis yang masih ada.

Halaman
123